| Selasa, 27 Nopember 2007 | EKONOMI |
Sekilas EkonomiPendanaan Bandara Ngloram DisetujuiSEMARANG- Meski secara prinsip proses pengembangan untuk mengaktifkan kembali Bandar Udara Ngloram Cepu yang diajukan Kabupaten Blora sudah disetujui, namun masih banyak hal perlu dibenahi. Menurut Gubernur Jateng Ali Mufiz, persoalan pendanaan untuk memulihkan infrastruktur bandara perlu diperjelas. Rencana pengaktifan kembali Bandara Ngloram memang dirasa vital mengingat eksplorasi Blok Cepu oleh ExxonMobil akan meningkatkan kebutuhan moda transportasi di wilayah tersebut. Bandara dengan landasan sepanjang 900 meter persegi kini tak mampu lagi melayani penerbangan dan berhenti beroperasi sejak 1984. ''Perlu diperjelas apakah pendanaan berasal dari Pemprop Jateng atau sumber lainnya atau bisa juga dalam bentuk pembagian pendanaan,'' jelas Ali Mufiz, Minggu (25/11).(J14-59 ) Dunia Usaha Meningkat PURWOKERTO-Survei Kegiatan Dunia Usaha yang dilakukan Bak Indonesia Purwokerto di wilayah Eks Karesidenan Banyumas pada triwulan III 2007 yang dilakukan pada 9 (sembilan) sektor ekonomi, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Itu tercermin dari nilai Saldo Bersih (SB) sebesar 51,16% yang jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar 16,47%. ''Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan kegiatan dunia usaha pada triwulan III ini antara lain meningkatnya permintaan barang dan jasa secara umum di dalam negeri dan faktor musiman terkait dengan bulan puasa dan hari raya Idul Fitri,''kata Pimpinan BI Purwokerto Unang Hartiwan, kemarin.(in-59) Pemerintah Targetkan 7 Juta Wisman BANDUNG - Pemerintah menargetkan mampu mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan mancanegara ke tanah air pada tahun depan. Untuk keperluan tersebut, pihak kementerian kebudayaan dan pariwisata mencanangkan program Visit Indonesia Year 2008. Demikian Menteri Pariwisata dan Kebudayaan Jero Wacik dalam sambutan pembukaan Kampanye Sadar Wisata dan Festival Kemilau Nusantara 2007 bertempat di Lapangan Gasibu Bandung, Minggu (25/11) . "Tahun depan kita akan mengejar target 7 juta wisatawan asing. Jumlah tersebut harus kita kejar, karena dalam tujuh juta wisatawan tersebut, terdapat devisa sebesar 6,4 miliar US Dollar," tandasnya.(dwi-59) |