| Selasa, 27 Nopember 2007 | EKONOMI |
Pelanggan Flexi di Jateng dan DIY Capai 800 RibuSEMARANG- Sejak Flexi diluncurkan di Jateng dan DIY pada tahun 2004 lalu, hingga kini jumlah pelanggannya mencapai 800 ribu. Angka tersebut telah melampaui jumlah pelanggan telepon kabel sebanyak 760 ribu. "Tahun 2007 ditargetkan mencapai 1 juta dan 2008 diharapkan ada penambahan pelanggan baru sebanyak 1,5 juta," kata Manajer Komunikasi PT Telkom Jateng dan DIY Sudjatmiko, kemarin. Ia menambahkan guna mendukung target tersebut, PT Telkom telah melakukan pembangunan BTS di berbagai wilayah. Di Semarang, penambahan BTS dilakukan di kawasan Simpanglima, Jl MT Haryono, dan beberapa daerah strategis lainnya. Dengan penambahan itu diharapkan keluhan drop call atau telepon terputus bisa dikurangi. Data Telkom menunjukkan, pada tahun 2004 lalu pelanggan Flexi masih jauh dari harapan karena teknologinya terbilang baru dan belum banyak dikenal masyarakat. Namun tahun berikutnya pelanggan menjadi 200 ribu. Angka tersebut makin bertambah menajdi 500 ribu di tahun 2006 dan menjadi 800 ribu di tahun 2007 ini. "Pertumbuhan pelanggan Flexi naik tiga kali lipat dengan demikian penambahan BTS baru merupakan suatu keharusan," tuturnya. Telepon Kabel Dijelaskan Sudjatmiko, meski Flexi telah melampaui telepon kabel yang notabene lebih lama dipasarkan bukan berarti pihaknya menduakan telepon kabel. Telkom tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat yang hendak berlayanan telepon kabel. Di beberapa wilayah, kini pihak Telkom tengah memasarkan telepon kabel tersebut yang merupakan jaringan baru. "Jumlah penjualannya memang tak sebanyak Fleksi, karena membangun jaringan telepon kabel diperlukan investasi lebih mahal dibanding Flexi," jelasnya. (H23-59) |