| Senin, 26 Nopember 2007 | PANTURA |
Pemkab Didesak Bangun Gedung Baru SD Keputon 1BATANG-Orangtua murid SD Keputon 1, Kecamatan Blado mendesak Pemkab untuk mengalokasikan dana bagi pembangunan gedung baru. Desakan itu dengan mempertimbangkan agar kegiatan belajar-mengajar tidak terlalu lama menumpang di rumah penduduk maupun di gedung madrasah diniyah. Permintaan itu disampaikan Ketua Komite Tasiun saat mendampingi Wakil Bupati H Acha Machfudz meninjau lokasi. "Kami berharap pembangunan gedung bisa dipercepat sehingga anak-anak bisa belajar di kelas." Meskipun sebenarnya warga yang rumahnya dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar itu tidak keberatan. Namun, hal itu bisa mengganggu konsentrasi para siswa. Bahkan, warga sendiri sudah siap bekerja bakti untuk mempercepat pembangunan gedung baru di Dusun Sukoyoso. "Kami menyadari, pembangunan itu semata-mata untuk kepentingan anak-anak. Namun, itu tentunya diimbangi dengan perhatian serius dari Pemkab.Sepengetahuan kami ada dana tak tersangka yang bisa digunakan untuk pembangunan fasilitas umum yang terkena bencana alam." Slamet yang rumahnya, dijadikan ruang kelas IV menyatakan, dia sama sekali tidak ada masalah. Bahkan, dengan dengan senang hati tempat tinggalnya dijadikan kegiatan belajar mengajar. Ikhlas "Saya ikhlas dan senang silakan digunakan sampai gedung selesai. Namun, ya mohon maaf kalau tidak nyaman karena rumah dari papan dan lantai tanah." Puji Lestari SPd guru SD Keputon 1 menyatakan, dukungan dari warga memotivasi guru untuk terus bersemangat mendidik meski dalam suasana terbatas. "Kami guru-guru terharu dengan keikhlasan dan dukungan dari orang tua. Bahkan, mereka pun sampai ada yang menyediakan untuk makan siang." Kepala Cabang Dinas Pendidikan Blado, Juwardi SPd, berharap dari Pemkab ada solusi sehingga kegiatan belajar mengajar dan administrasi SD Keputon 1 tidak menumpang. "Kunjungan Wakil Bupati ini menunjukkan perhatian serius terhadap pembangunan pendidikan. Mudah-mudahan keinginan rekan-rekan dan warga segera terealisasi." Wakil Bupati menegaskan secara fisik kondisi bangunan SD Keputon 1 di lokasi lama di Dusung Karanganyar sudah tidak layak. Selain bangunan atap sudah banyak keropos juga sengnya banyak terbang, sehingga ruang kelas menganga. Adapun lokasi baru dinilai sangat strategis dan tepat, untuk itu perlunya kerjama antara masyarakat dengan Pemkab. "Kami mengucapkan terimakasih kepada warga dan Madrasah Diniyah yang telah meminjamkan ruangannya. Untuk pembangunan gedung baru, akan diusahakan dengan dana lain." (ar-52) |