logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 26 Nopember 2007 INTERNASIONAL
Line

Sharif Pulang, Ribuan Ditahan

LAHORE - Polisi Pakistan menangkap ribuan pendukung Nawaz Sharif yang hendak menyambut kedatangan mantan perdana menteri itu dari pengasingan di Arab Saudi Minggu kemarin.

Presiden Pervez Musharraf didesak Raja Arab Saudi Abdullah sehingga dengan terpaksa menerima kepulangan Sharif kendati sebetulnya enggan. Musharraf mengkudeta Sharif dari pemerintahan delapan tahun lalu.

''Kami tidak menghalangi kepulangannya kali ini karena tidak datang dengan sikap pengertian,'' kata seorang pejabat senior pemerintah.

Para ajudan Sharif menyatakan, tidak ada kontrak politik antara dua tokoh itu menghadapi pemilu parlemen 8 Januari mendatang.

Polisi menangkapi para aktivis Liga Nawaz pimpinan Sharif saat mereka berduyun-duyun hendak menyambut kedatangannya. ''Ada 3.000 lebih yang ditangkap,'' kata juru bicara partai Ahsan Iqbal.

Kegalauan politik di negeri itu mencemaskan negara-negara Barat. Mereka khawatir kelompok militan Islam akan makin mudah mengancam Pakistan, padahal negeri itu memiliki senjata nuklir.

Sharif mendarat di Lahore, kota kelahirannya, sekitar pukul 15.00 waktu setempat (pukul 17.00 WIB). Raja Abdullah mengatur langsung penerbangan Sharif dari kota suci Madinah.

Abdullah bahkan menyediakan sedan Mercedes antipeluru untuk Sharif. Dia pulang bersama istrinya Kulsoom dan saudaranya yang juga diasingkan, Shahbaz Sharif.

Beberapa jam sebelum kedatangan Sharif, ratusan polisi bersenjatakan tameng, pentungan dan senapan sudah berjaga-jaga di bandara. ''Lihat orang-orang berseragam hitam itu,'' kata Imran Abbas Lalika, seorang warga. (rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA