logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 21 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Di E-Plaza, Kahitna Menebar Cinta


CINTA KAHITNA: Tiga vokalis Kahitna, Hedi Yunus, Mario dan Carlo Saba, membawa gita cinta menyihir ratusan penggemarnya di E-Plaza Semarang, semalam. (57)

BEBERAPA jam sebelum konser digelar, dedengkot Kahitna Yovie Widianto berujar, "Kahitna itu Cinta." Entah apa yang dimaksud. Namun yang pasti, lontaran Yovie saat menggelar jumpa pers sebelum konser bertajuk "Indosat Soulmate on Concert" di E-Plaza Semarang, semalam, itu seakan ingin meneguhkan jika Kahitna identik dengan cinta.

Maklum, sebagian besar tembang-tembang grup band yang punggawani Yovie Widianto (kibor), Andrie Bayuadjie (gitar), Doddy Is (bass), Harry Suhardiman (perkusi), Bambang (kibor), Budiana (drum) serta ketiga vokalis, Hedi Yunus, Carlo Saba, dan Mario, itu bermaterikan cinta.

Maka wajar kiranya jika Yovie dan personel lain selalu menggembar-gemborkan nafas cinta di sejumlah perhelatan yang bakal disambangi. Tak terkecuali saat tampil di puncak perayaan HUT ke-40 Indosat tersebut. Kahitna menebar virus cinta, lewat kesyahduan nanromantis.

Mereka menjadi magnet sekitar 650 pengunjung untuk rela berjumbelan. Keantusian kian menjadi. Pasalnya, Dian Sastrowardoyo semalam turut pula hadir. Aktris dan bintang iklan itu tak kalah memesonanya ketika membacakan puisi. Maka bisa dipastikan, demi melihat Dian Sastro dan Kahitna, bukanlah perkara besar jika mereka berdesak-desakan hingga berkubang keringat.

Pengunjung yang kebanyakan kaum hawa tersebut, kian larut dalam suasana mengharu biru tatkala Kahitna mulai melantunkan "Tak Terganti" dan "Tak Sebebas Merpati" secara medley. Tembang itu memang mudah mengajak siapa saja mendengarnya untuk ikut berdendang. Amboi, terdengar romantis tapi tidak cengeng. Tidak pula kacangan.

Melihat hal itu, Kahitna kian getol memainkan tembang-tembang yang sarat akan cinta. Melodi yang komunikatif dan mudah dicerna, musik yang staccato (terpatah-patah), romantis, variatif, serta progresif, mereka dendangkan. Taruh misal saat dilantunkan "Cerita Cinta", "Andai Ia Tahu", "Nggak Ngerti", "Cinta Sudah Lewat", "Aku Dirimu Dirinya", dan "Setahun Kemarin".

Ciri Khas

Lirik tembang puitis dengan melodi yang mendayu-dayu, justru semakin memainkan perasaan pengunjung. Ah, satu ciri khas band yang berdiri sejak 1986 lalu itu. Walhasil, bisa ditebak, suasana seketika menjadi makin ingar bingar dengan teriakan histeria pengunjung. Banyak kaum hawa saling bersautan menimpali suara merdu Hedi, Carlo, dan Mario.

Nama personel Kahitna juga tak kunjung usai diseru. Bagi grup band yang kenyang makan asam garam 20 tahun lebih di dunia industri musik tanah air itu, melarutkan keantusiasan penonton tentu bukanlah perkara sulit. Apalagi, Hedi Yunus, sangatlah komunikatif menjembatani Kahitna dan pengunjung.

"Terima kasih banyak lagu Kahitna yang jadi kenangan buat kalian. Kita akan menaburkan cinta di sini. Ini hadiah buat kalian semua yang jadi soulmate-nya Kahitna," teriak Hedi yang sontak mengundang teriakan pengunjung, setelah dibarengi intro tembang "Soulmate".

Setelah itu didendangkanlah "Tak Mampu Mendua", "Katakan Saja", dan "Cantik". Penonton yang hafal benar dengan lirik tembang Kahitna, menyambut dengan kor panjang. Hampir tiada jeda. Berkali ulang Hedy dan Mario mengajak berdendang. Sesekali direngkuhnya tangan seorang wanita, malah ada yang diajak naik panggung dan dipeluknya pula.

Tentu saja itu mengundang kehisteriasan bagi mereka yang iri ingin diperlakukan sama. Namun, itu diganti dengan kepiawaian aksi panggung Kahitna yang kerap membuat pengunjung terpana dan menghela nafas panjang. Tentu saja lewat taburan tembang cinta. (Fahmi Z Mardizansyah, Fani Ayudea-46)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA