SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Selasa, 20 Nopember 2007

Pada penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) III Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak ( OPEC) di Riyadh Arab Saudi Minggu malam, Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali meminta agar ada upaya bersama menjaga kestabilan harga minyak dunia. Pernyataan itu senada dengan deklarasi akhir para pemimpin OPEC yang menekankan perlunya perdamaian dunia untuk menciptakan kestabilan harga minyak. Dan semua itu penting untuk menjamin investasi di sektor energi dan stabilitas di pasar. Kenaikan harga minyak menguntungkan negara produsen namun sangat memukul negara-negara sedang berkembang.

Museum masih banyak diidentikkan dengan hal-hal kuno, sehingga terkesan kurang memeroleh perhatian khusus. Kita lebih senang mengejar hal-hal yang bersifat baru, sementara pada sisi lain banyak museum merana, kurang terawat, dan terabaikan. Padahal sebenarnya banyak tersimpan dimensi yang bermanfaat bagi kehidupan, meskipun tidak secara langsung. Masa lalu berupa sejarah dan barang-barang peninggalan bisa menjadi cermin dan sarana belajar supaya kehidupan masa depan menjadi lebih baik. Museum dalam arti luas mampu memberi pencerahan, bahkan inspirasi bagi kita yang hidup di masa sekarang.

SALAH satu keputusan penting Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-12 ASEAN di Cebu-Filipina pertengahan Januari 2007 adalah percepatan pembentukan Komunitas ASEAN dari 2020 menjadi 2015.

PUTUSAN bebasnya Adelin Lis oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan pada 5 November 2007 membingungkan masyarakat pada umumnya dan pencari keadilan (justitiabelen) pada khususnya.

BERBAGAI pemberitaan media mewartakan, suhu udara yang tahun lalu masih 34,5 derajat celsius, kini naik 0,5 derajat menjadi 35 derajat celsius. Fenomena alam temperatur udara yang meningkat itu, tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di belahan lain dunia. Penyebabnya karena terjadi pemanasan global (global warming), yaitu es di kutub utara pun mencair.

Agenda utama bangsa/negara ini mestinya pada pengentasan kemiskinan. Fakta, pemerintah belum bisa mengatasi kesulitan masyarakat lapisan bawah. Karenanya pada pemilu mendatang mesti memilih presiden/wakil yang figurnya bermaslahat rakyat. Ini harga mati. Hal ini karena rakyat makin tenggelam dalam keludupan yang berat

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA