logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Aneka Warta

Pabrik Rokok Terancam Bangkrut

MALANG - Rencana diberlakukannya Peraturan Menteri Keuangan No.134/PMK.04/2007 yang berisi kenaikan tarif cukai dari 4 persen menjadi 22 persen mengakibatkan pabrik rokok kecil di Malang terancam bangkrut.

Peraturan tersebut dinilai pengusaha rokok kecil golongan III A dan III B sangat memberatkan apalagi akan diberlakukan mulai 1Januari 2008. Kenaikan tarif spesifik per batang rokok naik drastis dari Rp 3 menjadi Rp 35.

"Kenaikan cukai itu sangat memberatkan kami, dan akan mengancam putusnya hubungan kerja ribuan buruh," kata pemilik Pabrik Rokok Mitra V Mandiri, usai sosialisasi regulasi tarif baru cukai rokok di Kantor Bea dan Cukai Malang, baru-baru ini.

Berkaitan dengan rencana kenaikan tarip cukai itu, sekitar 259 pengusaha rokok yang tergabung dalam Asosiasi Perusahaan Rokok Kecil (Asperki) di Malang akan mengajukan gugatan class action kepada pemerintah.(Jo-62)

Referensi Majalah Psikologi

JAKARTA -Persoalan keluarga menjadi bahasan peserta kursus Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) sekaligus dianggap sebagai poros strategis untuk menciptakan jatidiri dalam pembangunan nasional. Pemimpin Redaksi Majalah Psikologi Plus Petrus Widijantoro mengatakan hal itu seusai diterima Gubernur Lemhannas Prof Dr Muladi SH di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Muladi, pembahasan soal keluarga bukan saja dilakukan oleh peserta kursus, melainkan juga istri peserta selama suami menjalani pendidikan. Petrus mengaku merasa terhormat majalahnya dipakai sebagai salah satu referensi.

''Kepercayaan itu sekaligus menuntut tanggung jawab untuk selalu meningkatkan kualitas,'' kata dia sambil menyebutkan rencananya membuka perwakilan di Jakarta. Korespondensi untuk sementara bisa dilakukan melalui 08156515052. (C27-62)

Kawanan Kera Rusak Rumah

MALANG - Diduga akibat kelaparan dan kesulitan mencari makan, puluhan kera yang biasa menghuni Taman Rekreasi Wendit Kabupaten Malang mengamuk. Gerombolan kera itu mulai menyerbu perkampungan penduduk Desa Mangliawan yang ada di sekitar taman rekreasi itu.

Dari 49 rumah warga yang rusak, dua di antaranya parah, yakni milik Dartik (70) dan Sutyono (45). Bahkan kera-kera itu mencuri makanan milik warga. Menurut Sutyono saat ditemui di rumahnya, kemarin, saat kejadian, istrinya sedang memasak di dapur. Kebetulan tempat tinggalnya berhimpitan dengan tembok taman rekreasi itu.

"Tahu-tahu sudah banyak kera di atas rumah dan mengeluarkan suara gaduh di genteng. Apa mungkin karena lapar dan maksudnya minta makan, tiba-tiba genteng rumah dilepas dan dibuang hingga hancur oleh kera-kera itu," kata dia. Akhirnya dia dibantu warga sekitar berusaha mengusir kera-kera itu dengan berbagai peralatan yang ada tanpa menimbulkan luka atau kematian bagi hewan itu. Pasalnya, kera-kera Wendit itu memang dikeramatkan oleh warga sekitar.

Sulitnya kera-kera mencari makan diduga akibat renovasi tahap II Taman Rekreasi Wendit setahun lalu. (Jo-62)

Pusat Perlu Tangani Banjir

BANDUNG - Penanganan banjir di Jakarta tetap tidak bisa dilepaskan dari kewenangan Pemerintah Pusat. Hal tersebut muncul dalam pertemuan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dengan Gubernur Jabar Danny Setiawan di Gedung Sate Bandung, kemarin.

"Ada kewenangan pusat dan daerah soal banjir ini," kata Foke-sapaan akrab Fauzi Bowo.

"Masalah banjir perlu mendapat perhatian serius dari Pusat," tambah Danny Setiawan.

Pernyataan keduanya tersebut disampaikan dalam jumpa pers bersama usai pertemuan sekitar satu jam. Mereka menyebut momen tersebut sebagai silaturahmi. Danny mencontohkan bahwa pihaknya cenderung tidak berdaya dalam menertibkan laju pembangunan di kawasan resapan. Pasalnya, izin-izin seperti permukiman misalnya dikeluarkan oleh pemerintah kabupaten dan kota.

Foke menyatakan kesepakatan di antara kedua provinsi menyangkut pembentukan badan kerja sama yang lebih mempunyai kekuatan. "Kami ingin kesepakatan Pemerintah DKI, Jabar, dan Banten bisa lebih efektif dalam menangani permasalahan yang ada," tandasnya. (dwi-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA