logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 20 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Capres Golkar setelah Pemilu Legislatif

JAKARTA - Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Partai Golkar tanggal 22 - 25 November di Hotel Borobudur mendatang, dipastikan tidak akan melakukan evaluasi terhadap pemerintah. Selain itu, penetapan calon presiden dari partai itu baru akan dibahas pasca-Pemilu Legislatif 2009.

''Penetapan capres dari Golkar akan dilaksanakan dengan menggelar Rapat Pimpinan Khusus 2008 atau 2009,'' kata Ketua Steering Committee Rapimnas III dan HUT Ke-53 Partai Golkar, Syamsul Muarif dalam jumpa pers di DPP, Slipi Jakarta, Senin (19/11).

Lebih lanjut dia mengatakan, karena ketua umum Golkar adalah wakil presiden, maka partainya bertekad untuk mengamankan pemerintahan hingga 2009. ''Karena itu, jika kami dahului dengan pernyataan bahwa capres Golkar adalah Jusuf Kalla, maka kenyamanan pemerintahan akan terganggu. Sebab, suasananya menjadi kurang harmonis,'' tegas Syamsul yang juga Ketua DPP Partai Golkar itu.

Namun demikian, dia mempersilakan kader Golkar yang merasa dirinya punya potensi menjadi capres untuk melakukan kegiatan sosialisasi. ''Mekanismenya sama dengan yang ditempuh saat ini oleh calon gubernur, wali kota atau bupati. Mereka harus bergerak terlebih dahulu agar hasil surveinya bagus,'' ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, saat Pemilu Legislatif 2009 selesai, hasil surveinya akan menunjukkan siapa tokoh-tokoh nasional yang potensial. Dia juga menjelaskan, Rapimnas kali ini difokuskan pada konsolidasi partai dan rancangan strategi dalam menghadapi Pemilu 2009.

Ketua Organizing Committee Airlangga Hartarto menambahkan, Rapimnas rencananya akan dibuka oleh Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dan dihadiri sekitar 655 peserta yang terdiri atas Dewan Penasihat, pengurus DPP, DPD, organisasi sayap, organisasi pendiri Golkar, serta peninjau dari pusat dan daerah.

Acara dilanjutkan dengan peringatan HUT Ke-53 Partai Golkar pada 25 November di Arena Pekan Raya Jakarta. ''Selain akan dihadiri oleh 5.000 kader, sejumlah partai politik dari negara-negara ASEAN minus Myanmar juga akan hadir.''(H28-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA