logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 15 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Hujan Angin, Baliho Timpa Taksi

JAKARTA- Hujan disertai angin kencang di Jakarta menyebabkan sejumlah ruas jalan mengalami kepadatan akibat banyaknya pohon dan baliho tumbang, Rabu (14/11). Pohon tumbang menimpa beberapa rumah dan kendaraan yang melintas, di antaranya terjadi di depan pom bensin Raden Fatah Jakarta Selatan. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian itu merusak beberapa infrastruktur.

Hal serupa juga terjadi di sekitar lampu merah Pulomas arah Kelapa Gading. Pohon tumbang menimpa beberapa kios. Di sekitar Pasar Burung Pramuka, pohon juga tumbang menimpa kendaraan roda dua.

Kemacetan arus lalu lintas terjadi di sekitar lokasi kejadian, seperti kawasan Rawamangun sepanjang 4 kilometer. Selain pohon tumbang, kepadatan juga diakibatkan karena adanya genangan air. Informasi yang dihimpun, sedikitnya 25 pohon di Jakarta tumbang.

Yang paling parah terjadi di perempatan CSW Bulungan Jakarta Selatan, tepatnya di depan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sebuah baliho iklan sebuah film berukuran sekitar 10 x 14 meter, dengan tinggi sekitar 20 meter, tumbang dan menimpa sebuah taksi Blue Bird B-2560-IK.

Terjebak

Akibatnya sopir dan dua orang penumpang terjebak di dalam mobil. Mereka selamat dan dapat dikeluarkan melalui pintu kaca depan mobil yang pecah. Ketiganya dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) akibat luka-luka di tangan, kaki, dan beberapa anggota tubuh lainnya.

Turiman, saksi mata kejadian tersebut mengatakan, saat baliho tersebut roboh, taksi yang hendak belok ke kiri tersebut dalam keadaan terhenti karena lampu merah. Namun tidak disangka, tiba-tiba baliho raksasa yang berada di samping kiri mobil tersebut roboh.

Saat kejadian Turiman tengah berada tidak jauh dari TKP. ''Saat dikeluarkan, ketiga korban dalam keadaan setengah pingsan, mungkin syok,'' ujarnya.

Wali Kota Jakarta Selatan Sahrul mengatakan, robohnya baliho menjadi tanggung jawab penyewa tempat baliho, PT Genta Cipta Pariwara.

Manager Perijinan PT Genta Cipta Pariwara mengatakan, pengerjaaan baliho dikerjakan oleh rekanan. Pihaknya akan segera mengurus segala hal berkaitan dengan robohnya baliho iklan film dengan bintang utama Nirina Zubir tersebut.

Kepala Seksi Penataan dan Pengawasan Bangunan Jakarta Selatan Maulani mengatakan, Pemkot tidak mengawasi saat bangunan tersebut didirikan. Pihaknya hanya menerima klasifikasi perizinan tanpa mengecek apakah standar keamanan baliho sudah sesuai prosedur. (di,J21-49)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA