logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 15 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Diduga Stres, Suami Bunuh Istri

  • Gagal Bunuh Diri

MAGELANG - Jimin Daryanto (50), dini hari kemarin menghabisi nyawa istrinya, Sarmi (45) dengan golok. Setelah itu, warga Dusun Gales, Desa Sidorejo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang itu berusaha bunuh diri dengan menusuk perutnya, namun usaha itu gagal.

Kondisi pelaku kini kritis di RS Tentara dokter Soedjono Kota Magelang. Kasus kekerasan dalam rumah tangga itu terungkap, sekitar pukul 03.00, ketika salah seorang peronda mendengar suara minta tolong dari salah satu kamar Yati, adik tersangka.

Padahal Yati dan suaminya, Tolib, masih di rumah sakit menunggui anaknya yang sakit. Curiga dengan suara itu, petugas ronda mencoba mengintip dari celah ventilasi kamar. ''Dari celah terlihat Jimin dan Sarmi sudah terkapar bersimbah darah, akhirnya warga sepakat untuk lapor polisi," kata Ismail (23) salah seorang saksi yang juga buruh pabrik tahu di rumah korban.

Rumah Yati bersebelahan dengan rumah tersangka. Tiga bulan belakangan ini, tersangka menempati kamar paling belakang di rumah itu. Mengunci diri dan hampir tak pernah keluar, kecuali makan. Sedangkan istrinya tidur di rumahnya, berjarak sekitar 50 meter dari kamar tersangka.

Berbuat Kasar

Suwarno (42) saksi lainnya, mengatakan tak biasanya Iyuk, panggilan akrab Sarmi, menjenguk suaminya malam hari. Biasanya, hanya pada siang hari dan itu pun menyiapkan makanan. Sarmi diperkirakan mendatangi kamar suaminya sekitar pukul 00.00, namun hingga kemarin belum diketahui persis kejadian itu, hingga kejadian naas itu baru diketahui pukul 03.00. ''Entah kenapa malam itu Iyuk masuk ke kamar yang digunakan menyendiri oleh Jimin. Padahal suaminya sering berbuat kasar dan ringan tangan," katanya.

Untuk mendobrak kamar, warga menunggu polisi karena takut terjadi sesuatu yang membahayakan. Setelah polisi datang dan membuka kamar berukuran tiga kali tiga meter, telihat kondisi tersangka sudah sekarat, sedangkan istrinya sudah tak bernyawa berada di sebelahnya.

Tersangka diduga mencoba bunuh diri dengan menusuk perutnya dengan golok, saat ditemukan bagian perutnya mengucurkan darah dan ususnya menyemburat keluar. Korban juga mengalami luka yang hampir sama, bagian perutnya terkoyak cukup dalam.

Kakek dua anak empat cucu itu langsung dilarikan ke RS Tentara dokter Soedjono Kota Magelang. Hasil oleh TKP, polisi menyita barang bukti berupa sebilah golok, pisau dapur, pentungan kayu, sepotong besi ukuran 2,5 meter dan sebuah pipa besi berujung pisau. Selain itu juga ditemukan sepucuk surat alasan korban membunuh istrinya sendiri, diduga surat itu ditulis seusai menusukkan golok.

Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Sudirman mengatakan, diduga tersangka mengalami stres, hampir setahun terakhir ini mengurung diri di kamar dan ketakutan ketika terlihat orang lain.

''Peristiwa itu adalah murni penganiayaan suami kepada istrinya. Kami belum mengungkap lebih banyak yang melatar belakangi peristiwa itu, karena tersangka masih kritis," katanya.(H33-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA