logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 15 Nopember 2007 NASIONAL
Line

Konser Ultah sang Legenda


PENYANYI legendaris Titiek Puspa menggelar konser bertajuk "Karya Abadi Sang Legenda: 70 Tahun Titiek Puspa", di Jakarta International Expo, Kemayoran, semalam. Tak hanya sederet artis ibu kota lintas generasi yang menyemarakkan rangkaian perayaan itu.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama istri Ny Ani Yudhoyono juga hadir. Konser yang bertabur warna ungu dan kuning emas itu tak urung membuat Tante Titiek, begitu dia akrab disapa, degdegan.

"Agak degdegan ditonton Pak Presiden. Sebenarnya saya bingung, di depan saya ini sebenarnya teman saya juga. Karena beliau seorang seniman dan pencipta lagu," ujarnya.

Mendengar pujian itu, SBY yang mengenakan balutan kemeja cokelat senyum-senyum. "Tapi nanti kalau bapak yang menyanyi, saya menjadi Presiden," kelakar Titiek yang membuat SBY terkekeh.

Titiek memberi hadiah kepada SBY sebuah cakram padat (CD) terbarunya dengan judul album Titiek Puspa Terimakasih Tuhan. Ia juga meminta agar di Indonesia didirikan sekolah seni budaya untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia di luar negeri.

Puluhan artis dan penyanyi turut memeriahkan konser yang diiringi Dian HP Orkestra. Dalam konser tersebut didendangkan 36 lagu ciptaan Titiek Puspa yang dibawakan sejumlah penyanyi dari berbagai macam aliran, dari jazz sampai campursari.

Konser diawali lagu berjudul "Gang Kelinci" yang dibawakan penyanyi remaja Gita Gutawa, dilanjutkan Titi DJ yang membawakan lagu "Si Hitam" dan Krisdayanti dengan "Marilah Kemari".

Kemudian sekitar 16 lagu karyanya dinyanyikan oleh sederet artis seperti Tia AFI, Melly Goeslaw, Pingkan Mambo, Project Pop, Grup Vokal Warna, Rio Febrian, Sundari Sukotjo, Inul Daratista, dan Elvi Sukaesih.

Setelah lagu "Apanya Dong" dinyanyikan Euis Darliah, barulah Titiek Puspa muncul dengan membawakan lagu "Candra Buwana" ciptaan Ismail Marzuki. Setelah itu lagi "Bubuy Bulan" dan lagu "Terimakasih Tuhan" dilantukannya dengan syahdu.

Beberapa tokoh hadir dalampertunjukan itu, antara lain Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, Menneg LH Rachmat Witoelar, Menbudpar Jero Wacik, dan mantan Ketua DPR Akbar Tanjung.

Titiek Puspa lahir di Tanjung, Kalimantan Selatan, pada 1 November 1937, dan menikah dengan Mus Mualim (alm) yang dikaruniai dua orang anak Petty dan Ella.

Ia mengawali kariernya sebagai penyanyi di ajang lomba antarSMP pada 1953, kemudian mengikuti lomba pemilihan bintang radio tingkat nasional tahun 1954 dan sejak itulah karirnya meningkat.

Kiprahnya di dunia perfilman antara lain membintangi film Minah Gadis Dusun (1965), Di Balik Cahaya Gemerlapan (1976), Inem Pelayan Seksi (1976), Karminem (1977), Rojali dan Juleha (1980), dan Gadis (1981). (at-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA