logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 14 Nopember 2007 SALA
Line

Subosukowonosraten

Mabuk, Wajib Sungkem Ayah-Ibu

ADA-ada saja gagasan polisi untuk menyadarkan orang yang ditangkap karena mabuk miras. Untuk menindak para pemabuk tidak hanya dikenai hukuman begitu saja, namun para pemabuk disuruh minta maaf kepada ayah-ibu maupun istrinya.

Ide semacam ini telah dilakukan Polsektabes Pasarkliwon dalam sebulan terakhir terhadap sejumlah orang yang ketahuan mabuk. Siapapun orangnya yang ditangkap karena terbukti mabuk-mabukan, selain dijerat dalam perkara tindak pidana ringan (tipiring), juga diharuskan meminta maaf kepada sanak saudara atau di hadapan istrinya.

''Langkah ini dimaksudkan untuk memberi efek jera terhadap para pemabuk,'' tegas Kapolsektabes Pasarkliwon AKP Arief Joko Saptono, Selasa (13/11).(G11-50)

Dana RR Susulan Siap Dibagi

KLATEN - Sebanyak 6.598 korban gempa, yang masuk dalam data susulan penerima dana rehabilitasi dan rekonstruksi (RR), akan segera menerima dana RR tahap II yang seluruhnya Rp 44 miliar.

Mereka telah menerima dana RR susulan tahap I, masing-masing Rp 5.859.000. Dana tahap II sudah disetujui oleh Pemerintah Pusat untuk dicairkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Ir Bambang Agoestiono selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kabupaten Klaten mengatakan, pencairan dana RR II sedang dalam tahap pembahasan. (H34-58)

Sragen Berangkatkan 600 Calon Haji

SRAGEN-Jumlah jamaah calon haji asal Kabupaten Sragen tahun ini sebanyak 600 orang. Mereka terdiri dari 296 calon haji pria dan 304 wanita. Ke-600 jamaah ini terbagi dalam kelompok terbang (kloter) 10,11 dan 12.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Sragen, Kusnul Hadi menyatakan, dari ketiga kloter itu, di kloter 10 terdapat calon haji terbanyak berjumlah 400 orang. Adapun di kloter 11 dan kloter 12 masing-masing 177 dan 23 calon haji. " Mereka secara bergelombang akan masuk ke Asrama Haji Donohudan, Boyolali mulai Senin dan Selasa (19-20/11) pekan depan," ucap Kusnul. (J5-67)

Jokowi Siapkan Plh Kadisperindag

SOLO- Wali Kota Joko Widodo (Jokowi) sedang mempersiapkan pejabat pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Penanaman Modal (Disperidag dan PM). Pejabat itu akan menggantikan tugas-tugas Masrin Hadi yang ditahan di Rutan Surakarta sejak Kamis (1/11). Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota FX Hadi Rudyatmo (Rudy), Selasa (13/11).

Rudy mengakui, beberapa proyek yang ditangani Disperindag PM juga tersendat. Namun hal itu tidak semata-mata terkait dengan kasus yang menimpa Masrin Hadi. (G8-50)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA