| Selasa, 13 Nopember 2007 | EKONOMI |
Bisnis Dekorasi Berkembang
SEMARANG-Bisnis jasa dekorasi kini terus berkembang, tak hanya pesta pernikahan yang menggunakan jasa ini, tetapi juga perusahaan-perusahaan untuk keperluan acara launching maupun gathering. Oleh sebab itu, kini perusahaan penyedia jasa ini terus melakukan inovasi untuk bisa merebut hati konsumen di tengah ketatnya bisnis sejenis. "Perekonomian yang kurang begitu menggembirakan akhir-akhir ini memang berpengaruh pada usaha jasa dekorasi, karena itu kami harus semakin kreatif," ungkap Johan Tjahyono, Art Director Joy Decoration Semarang usai menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (Muri) sebagai pembuat kubah terbesar yakni 22 meter pada pesta pernikahan di PRPP Merbabu Grand Ballroom, Semarang, baru-baru ini. Penyerahan sertifikat rekor Muri dilakukan manajer Paulus Pangka kepada Johan di Jl Perintis Kemerdekaan 275 Semarang, kemarin. Menurut dia perusahaan yang didirikan sejak 2005 ini kini terus mendapat kepercayaan dari masyarakat. Sedangkan segmen yang dibidik adalah menengah atas. Bahkan, pengguna jasanya tak hanya dari Semarang tetapi kota-kota lain seperti Surabaya, Solo dan Jakarta. "Hingga saat ini kami telah mengerjakan dekor pernikahan dan ulang tahun serta peresmian perusahaan lebih dari 120 dekorasi," ujar lulusan School of Arts di Indiana University of Bloomington, Amerika Serikat ini. Sementara itu, Muri memberikan sertifikat rekor atas dekorasi pesta pernikahan Johan dengan Selvy di PRPP dengan kategori pembuat kubah terbesar. Pada pernikahan bertema Royal Wedding ala London Palace tersebut, Johan membuat kontruksi sebuah Dome besar di plafon gedung PRPP dengan diameter 22 Meter. "Untuk membuat kubah dan dekorasi seluruh acara ini kami membutuhkan waktu 2 minggu," jelasnya. Manajer Muri Paulus Pangka menjelaskan, sejauh ini belum ada perusahaan jasa dekorasi yang mampu membuat kubah sebesar itu. "Oleh sebab itu, Muri memberikan penghargaan atas prestasi ini," jelasnya.(G2-59) |