| Senin, 12 Nopember 2007 | NASIONAL |
Ditemukan Kuil Berusia 4.000 Tahun
LIMA - Tim arkeologi menemukan sebuah kuil berusia 4.000 tahun di kawasan pantai utara Peru. Kuil itu diyakini sebagai kuil tertua yang pernah ditemukan di benua Amerika. Sebagian besar bagian dalam kuil itu sudah runtuh. Pada kuil itu, terdapat tangga yang menuju altar pemujaan. ''Para arkeolog menyebut lokasi altar itu Ventarron,'' kata arkeolog Peru Walter Alva. Dinding-dinding kuil itu berhiaskan mural. Kuil tersebut terletak di lembah Lambayeque, dekat kompleks purbakala Sipan yang juga digali Alva pada tahun 1980-an. Ventarron itu dibangun jauh sebelum Sipan, yakni sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi. ''Kuil itu diperkirakan telah berumur 4.000 tahun,'' kata Alva, direktur Museum Tumbas Reales (Makam Kerajaan) Sipan. ''Yang menakjubkan adalah metoda kontruksinya, rancang arsitektur dan sebagian besar dari lukisan dinding. Semua itu adalah yang tertua di Amerika,'' katanya. Lambayeque terletak 760 kilometer dari Lima, ibu kota Peru. Penemuan di Sipan, pusat pemerintahan dan keagamaan kebudayaan Moche, itu termasuk sebuah kuburan berisi emas yang dibangun sekitar 1.700 tahun yang lalu untuk raja sebelum era Inca. Peru memiliki kekayaan warisan arkeologi, termasuk reruntukan Inca Machu Picchu di Andes. Sampai kedatangan Spanyol pada tahun 1500-an, bangsa Inca berkuasa selama beberapa abad. Wilayah Kerajaan Inca terbentang dari Kolombia sampai Ekuador di utara, yang sekarang dikenal sebagai Peru dan Cile di selatan. ''Penemuan kuil ini mengungkapkan bukti bahwa wilayah Lambayeque adalah salah satu dari persilangan kebudayaan besar antara pantai Pasifik dan sebagian Peru,'' kata Alva.(rtr-gn-25) | ||||