| Minggu, 11 Nopember 2007 | NASIONAL |
Bayi Kembar Siam MeninggalPURWOKERTO- Bayi kembar siam pasangan Melly (31) dan Sobari (42) meninggal pukul 17.00, lima jam setelah dilahirkan di RSUD Prof Dr Margono Soekardjo Kabupaten Banyumas, Jumat (19/11). Sobari yang ditemui di ruang Flamboyan, Sabtu (10/11), terlihat lelah setelah tiba dari Jakarta. Begitu juga dengan istrinya yang masih lemas. Namun demikian, pria itu bersedia diwawancara. Menurut dia, ketika sampai di rumah sakit pukul 04.00, dirinya hanya bisa menunggu di luar RS karena belum diizinkan masuk. Dia juga belum melihat langsung bayinya karena sudah dibawa pulang ke Desa Mendala, Rampogan, Brebes untuk dimakamkan. Karenanya, dia terlihat antusias melihat gambar anaknya yang terekam dalam kamera wartawan. "Saya tidak sempat melihatnya. Selama ini hanya membayangkan keadaannya saja. Bagaimanapun saya ikhlas. Begitu juga dengan istri," katanya. Pria yang bekerja sebagai sopir ini mengungkapkan, anak ketiganya bisa dilahirkan dalam kondisi normal lantaran keluarga tidak memberitahu adanya kelainan tersebut. Bahkan saat sudah dilahirkan, dalam sms, sepupunya Munawar hanya mengabarkan jika dia dikaruniai anak kembar. Dalam perjalanan ke Purwokerto, Sobari baru tahu kondisi sebenarnya ketika mereka sudah meninggal karena pada saat itu Munawar berterus terang. Ketua tim bedah dokter Daliman SpOG menjelaskan, bayi yang terlahir dengan kondisi seperti itu persentase kematiannya mencapai 75 % dan biasanya meninggal kurang dari 24 jam setelah dilahirkan. (J2-46) |