| Jumat, 09 Nopember 2007 | MURIA |
Biar Insyaf, PSK Diajak Senam Kegel dan NgajiSUASANA kompleks pelacuran Lorong Indah (LI) Desa/Kecamatan Margorejo, Pati, kemarin pagi terasa berbeda. Para penghuni rumah bordil di kawasan tersebut berdatangan ke areal parkir. Bukan karena ada razia penyakit masyarakat (pekat), melainkan para pekerja seks komersial (PSK) mengikuti pembinaan. Ada beragam cara yang dilakukan LPK Ardian Group Pati. Dalam pembinaannya, organisasi yang diketuai Hj Lilik Sri Maryati itu, lebih dulu melakukan pendekatan. Di antaranya melalui media senam kegel dan mengajak mereka untuk ngaji bareng. Senam kegel atau senam untuk mengencangkan otot pada organ vital wanita sengaja diajarkan pada para PSK. Selain untuk kesehatan, hal tersebut sebagai salah satu daya tarik tersendiri. Dengan dipandu seorang instruktur, ratusan PSK awalnya malu-malu mengikutinya. Namun, lambat laun hampir seluruhnya menirukan gerakan sang instruktur. Mereka dilatih senam sekitar 20 menit. Setelah itu, sebagian besar PSK yang berdandan menor dan pakaian serbaminim diberi kerudung sebelum menginjak acara berikutnya, yakni ngaji bareng. Dalam kesempatan itu, Hj Istiqomah Musyafak memberikan siraman rohani. Untuk lebih menyentuh hati,mereka diajak untuk beristighfar dengan nada yang sendu. Tidak tampak guyonan atau lontaran-lontaran di antara mereka saat beristighfar. Mereka seakan trenyuh dengan bacaan permohonan maaf kepada Allah itu. Keterampilan Format demikian, menurut Lilik, menjadi pilihan untuk "menyentuh" hati PSK untuk bisa sadar. Sebab, selama ini sebagian besar masyarakat tidak menganggap keberadaan mereka. "Mereka tidak bisa disalahkan begitu saja, karena banyak yang tidak punya pilihan pekerjaan lain. Sehingga hal yang seharusnya dijaga, justru mereka jual karena tidak memiliki skill dan keterbatasan materi," jelas dia. Karenanya, LPK Ardian Group akan menindaklanjuti pendekatan tersebut dengan pembinaan skill lebih intensif. Bidang keterampilan disesuaikan dengan keinginan masing-masing PSK. "Kami persilakan mereka untuk memilih dan mendalami bidang menjahit, memasak, kecantikan, menyanyi, atau yang lainnya. Kami menyesuaikan saja," tandasnya. Dia berharap, jika keinginan untuk terampil telah muncul, maka pihaknya tidak hanya sebatas memberikan pelatihan, tapi juga siap menyalurkan mereka untuk bekerja ke luar negeri. Salah seorang PSK, sebut saja Indah hanya bisa tersenyum ketika diwawancarai wartawan. Namun, dia mengungkapkan, kegiatan seperti itu cukup membuat mereka senang. Apalagi diberi kerudung gratis.(M Noor Efendi-76) |