| Jumat, 09 Nopember 2007 | EKONOMI |
Sekilas EkonomiBank Muamalat Luncurkan SalamuamalatJAKARTA-Bank Muamalat meluncurkan Salamuamalat, layanan phone banking 24 jam sehari dan 7 hari seminggu - di Jakarta kemarin. Menurut Direktur Utama Bank Muamalat A Riawan Amin, naiknya jumlah nasabah seiring dengan dengan peningkatan simpanan masyarakat yang naik dari Rp 6,8 triliun di tahun 2006 menjadi Rp 8,2 triliun pada Oktober 2007. Pada Oktober 2007 ini, lanjut dia, posisi aset Bank Muamalat telah mencapai Rp 10,1 triliun, dengan posisi pembiayaan sebesar Rp 8,25 triliun. Sementara dana pihak ketiga yang terkumpul mencapai Rp 8,6 triliun dengan profit mencapai Rp 182,5 miliar.(bn-59) Rupiah Tersungkur 30 Poin JAKARTA- Nilai tukar rupiah kembali tidak dapat memetik berkah pelemahan dolar AS di pasar global. Rupiah justru kesandung hingga melemah 30 poin. Pada perdagangan Kamis (8/11), rupiah ditutup melemah ke level 9.135 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.105 per dolar AS. Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ditanya mengenai anomali pergerakan rupiah ini menyatakan, pergerakan rupiah ditentukan oleh banyak hal. "Tapi disatu sisi, kalau dilihat dari fundamental maupun faktor-faktor yang mempengaruhi tentu ada persepsi dalam hal ini ekspektasi juga sangat mempengaruhi tingkat equilibrium yang dianggap tepat oleh market. Dan juga ada faktor-faktor ekspor impor maupun FDI dan capital inflow dalam bentuk lain," jelas (dtc-59) IHSG Diterpa Badai Aksi Jual JAKARTA-Hampir seluruh bursa-bursa regional tak ada yang selamat dari aksi jual besar-besaran. Termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ.Pada perdagangan Kamis (8/11), IHSG ditutup turun hingga 35,754 poin (1,32%) ke level 2.678,224. Indeks LQ 45 turun hingga 7,734 poin (1,29%) ke level 591,805. Perdagangan berlangsung marak dengan transaksi di seluruh pasar sebanyak 66.844 kali pada volume 5.327 juta lembar saham senilai Rp 7,546 triliun. Sebanyak 42 saham naik, 158 saham turun dan 43 saham stagnan. Bursa-bursa regional mencatat penurunan yang tajam seperti Tokyo turun 2%, Hong Kong dan Seoul masing-masing turun 3,1%, Sydney turun 2,6%, Shanghai anjlok 4,85%. Pelemahan terjadi setelah Wall Street anjlok hingga 2,6% pada perdagangan kemarin.(dtc-59) |