| Jumat, 09 Nopember 2007 | EKONOMI |
Harga Mobil Kemungkinan NaikJAKARTA-Harga minyak dunia yang kini mendekati 100 dolar AS per barel cepat atau lambat akan berpengaruh terhadap industri otomotif dalam negeri. Sebab manufaktur industri kendaraan saat ini menggunakan BBM. ''Harga mobil bisa naik. Dampak berikutnya inflasi,'' kata Bambang Trisulo, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) kepada Suara Merdeka, di sela-sela talk show menjelang Indonesia Fuel & Lubes Conference and Exhibition 2007 19-20 November di Jakarta. Bambang mengatakan untuk mengatasi mahalnya ongkos produksi harus ada penghematan. Misalnya memangkas biaya tak perlu, biaya diskon, promosi, dan mencari sumber dana lainnya. Tahun ini penjualan mobil mencapai 425 ribu unit, namun masih jauh dibanding 2005 yang menembus 500 ribu unit. ''Penurunan karena kenaikan BBM yang lebih dari 100% tahun lalu,'' kata Bambang lagi. Sementara itu di pasar mobil premium diperkirakan tidak terpengaruh. PT Toyota Astra Motor (TAM) menargetkan penjualan 150-200 unit Lexus, mobil mewah yang diproduksi Toyota Motor Corp (TMC) di Jepang, untuk meningkatkan citra merek di pasar mobil kelas atas. Harga mobil itu antara Rp 790 juta hingga miliaran rupiah.(wa-59) |