| Kamis, 08 Nopember 2007 | NASIONAL |
SOSOKRindu Sosok Evo Morales
ANGGOTA FPAN DPRD Jateng Thontowi Jauhari sempat menjadi pembicaraan antaranggota Dewan saat reses periode 23-28 Juli 2007 karena tak mengambil dana reses Rp 36,7 juta. Saat itu, ia mengaku melaksanakan reses investigasi sehingga tidak mengumpulkan orang. Tapi dalam reses periode 5-10 November 2007, dia mengambil dana reses. ''Ada dilema ketika sikap pribadi saya, tidak menjadi kebijakan institusi. Kalau menghadapi sikap sinis teman-teman anggota Dewan, saya tidak terlalu peduli.'' Tapi, lanjut dia, kalau yang protes konstituennya, dia mengaku sedih. ''Menuruti mereka berarti idealisme saya tergadai. Tapi jika tidak dipenuhi, berarti, dalam bahasa mereka, saya telah memotong hak mereka untuk memperoleh uang saku Rp 75.000/orang,'' imbuh dia. Dia merindukan di Indonesia muncul pemimpin nasional model Presiden Bolivia, Juan Evo Morales Ayma. ''Salah satu kebijakan yang menurut saya cocok dilaksanakan di Indonesia, yaitu memotong seluruh fasilitas dan gaji para pejabat politiknya.'' (Widodo Prasetyo-62) | ||||