| Kamis, 08 Nopember 2007 | NASIONAL |
Polisi-Perampok Baku TembakBANDUNG- Suara desing peluru memecah keramaian di Jalan Raya Cipacing, Kabupaten Bandung, tak jauh dari pintu tol Cileunyi, kemarin. Polisi terlibat baku tembak dengan perampok saat menggelar operasi penyergapan penjahat. Seorang perampok Sulis (38) tewas di tempat kejadian. Tiga orang lainnya lainnya mengalami luka. Seorang di antaranya Eva. Perempuan yang diduga istri Sulis itu terluka di bagian kepala dan bahu. Seorang bocah laki-laki berusia 2 tahun yang berada dalam rombongan itu selamat. Dari pihak polisi, Brigadir Zakaria yang merupakan personel dari Polda Metro Jaya harus diangkut ke ruang operasi RS Hasan Sadikin Bandung. Dia terkena timah panas di perut menembus pinggang dan salah satu lengannya. Aksi penyergapan pada pukul 11.40 itu merupakan kerja tim Kepolisian Polda Metro Jaya, Lampung, dan Jawa Barat. Kawanan perampok kebanyakan menjalankan aksinya di Lampung. Di ibu kota, aksi mereka yang paling menonjol adalah menggasak mobil uang pengisi mesin ATM di Kawasan Cawang, Jakarta. Duit sebanyak Rp 2,875 miliar digondol. Dalam aksinya, mereka mengancam korban dengan senjata api dan granat. Diincar Seorang perwira di tim penyergapan menyatakan pelaku disudah diendus pergerakannya sejak empat bulan lalu. Saat itu, pergerakan orang yang dicari tim itu mulai tercium di Lampung. "Kami ikuti terus mereka sebelum ketemu di sekitar Rancaekek tadi siang, langsung dilakukan pengepungan. Ternyata mereka melakukan penembakan terhadap anggota. Seorang perampok tewas di tempat," katanya di RS Hasan Sadikin Bandung. Kejadian itu membuat kaget masyarakat di sekitarnya. Usai kejadian, polisi mengamankan sebuah pistol jenis Baretta, dua FN, dan peluru dari moil tersebut. Dua orang di dalam mobil yang juga terluka yakni Ram dan Jo diamankan petugas, sedangkan Eva dirawat di RS Hasan Sadikin lalu dirujuk ke RS Sartika Asih. Kapolda Jabar Irjen Pol Soenarko Danu Ardanto menyatakan pelaku merupakan target operasi yang sudah lama diincar. Aksi mereka tak hanya di Jakarta dan Lampung, tapi juga di Jawa Barat. (dwi-60) |