logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 08 Nopember 2007 INTERNASIONAL
Line

Banjir Tewaskan 70 Orang di Vietnam

HANOI - Banjir yang melanda Vietnam tengah menewaskan sedikitnya 70 orang dan menyebabkan tujuh korban hilang. Pada saat yang sama, badai tropis mengancam akan menimbulkan hujan deras lagi di daerah itu.

Korban terbanyak berada di Provinsi Phu Yen, dengan 20 orang tewas. ''Kendatipun hujan telah berhenti dan banjir mulai surut, jumlah korban tewas bertambah. Banyak orang masih terdampar akibat banjir, sehingga komunikasi dengan mereka lambat,'' kata Duong Van Huong, pejabat departemen banjir dan badai provinsi itu.

Otoritas Provinsi Phu Yen meminta bantuan 2.000 ton beras dan 77 miliar dong (sekitar Rp 43 miliar) dari pemerintah pusat. Banjir juga menyebabkan 38 orang terluka. Sekitar 94.000 rumah rusak dan lebih dari 18.000 hektar sawah terendam.

''Hujan telah berhenti di sebagian besar provinsi itu. Seiring dengan itu, tingkat ketinggian permukaan air juga menurun,'' kata Van Phu dari departemen banjir.

Para petugas telah menyemprotkan antiseptik di lokasi yang genangan airnya telah surut. Mereka mengatakan, tidak ada wabah penyakit akibat banjir itu.

Namun pejabat khawatir, badai tropis Peipah akan membawa hujan deras lagi di Vietnam tengah. Diperkirakan, Peipah mencapai daerah itu akhir pekan ini.

Pada pukul 07.00 kemarin, badai Peipah dengan kecepatan pusaran angin 133 kilometer per jam itu telah mencapai Laut China Selatan, sekitar 900 kilometer di lepas pantai Vietnam.(ant-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA