SUARA MERDEKA
 
INDEKS SALA Senin, 05 Nopember 2007

SOLO- Stok abate atau serbuk pembunuh jentik nyamuk di Puskesmas Ngoresan sejak April lalu kosong. Padahal permintaan dari masyarakat masih cukup tinggi. Menurut Sugiyono, paramedis Pencegahan Pemberantasan Penyakit Puskesmas Ngoresan, kekosongan tersebut sudah terjadi sejak lama. Sebab, pihaknya sudah tidak mendapatkan pasokan dari instansi terkait. Hal itu dimaksudkan agar masyarakat rajin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

BALAI KOTA- Pemkot Surakarta memastikan pusat pergudangan Pedaringan di Jebres dikelola dalam bentuk BUMD (badan usaha milik daerah). Sebelum diambil alih Pemkot, pengelolaan pusat pergudangan terbesar di eks Karesidenan Surakarta itu dikelola PT Bhanda Ghara Reksa (BGR). Untuk mengubah pengelolaan pusat pergudangan itu menjadi BUMD, Pemkot telah mengajukan draf Raperda BUMD beberapa waktu lalu.

KENTINGAN- Rencana penambahan mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional tingkat SMA tahun depan dinilai pengamat pendidikan, Prof Dr Furqon Hidayatullah MPd, sebagai hal yang positif. Karena hal tersebut merupakan upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional.

KARANGASEM- Untuk penanganan banjir di Solo, pada perubahan anggaran berjalan ini dialokasikan dana tambahan sebesar Rp 2,115 miliar. Dana tersebut di antaranya untuk pembangunan talut di talud Kedung Jumbleng mulai hulu hingga hilir serta talut Kali Boro Rp 2,04 miliar.

LAWEYAN- Warga Sondakan yang berada di belakang eks Purwosari Plaza, keberatan dengan rencana pembangunan Solo Center Point (SCP) di lokasi tersebut. Mereka khawatir dengan dampak yang mungkin timbul nantinya.

AKADEMI Keperawatan (Akper) Patria Husada Surakarta, Sabtu (3/11) mewisuda 64 lulusan. Para wisudawan angkatan ke-21 tersebut dilantik langsung oleh Direktur Akper Patria Husada,

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA