SOLO- Stok abate atau serbuk pembunuh jentik nyamuk di Puskesmas
Ngoresan sejak April lalu kosong. Padahal permintaan dari masyarakat masih
cukup tinggi. Menurut Sugiyono, paramedis Pencegahan Pemberantasan Penyakit
Puskesmas Ngoresan, kekosongan tersebut sudah terjadi sejak lama. Sebab,
pihaknya sudah tidak mendapatkan pasokan dari instansi terkait. Hal itu
dimaksudkan agar masyarakat rajin melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk
(PSN).
|
 |
BALAI KOTA- Pemkot Surakarta memastikan pusat pergudangan Pedaringan
di Jebres dikelola dalam bentuk BUMD (badan usaha milik daerah). Sebelum
diambil alih Pemkot, pengelolaan pusat pergudangan terbesar di eks Karesidenan
Surakarta itu dikelola PT Bhanda Ghara Reksa (BGR). Untuk mengubah pengelolaan
pusat pergudangan itu menjadi BUMD, Pemkot telah mengajukan draf Raperda
BUMD beberapa waktu lalu.
|
 |
KENTINGAN- Rencana penambahan mata pelajaran yang diujikan dalam
Ujian Nasional tingkat SMA tahun depan dinilai pengamat pendidikan, Prof
Dr Furqon Hidayatullah MPd, sebagai hal yang positif. Karena hal tersebut
merupakan upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional.
|
 |
KARANGASEM- Untuk penanganan banjir di Solo, pada perubahan anggaran
berjalan ini dialokasikan dana tambahan sebesar Rp 2,115 miliar. Dana tersebut
di antaranya untuk pembangunan talut di talud Kedung Jumbleng mulai hulu
hingga hilir serta talut Kali Boro Rp 2,04 miliar.
|
 |
LAWEYAN- Warga Sondakan yang berada di belakang eks Purwosari
Plaza, keberatan dengan rencana pembangunan Solo Center Point (SCP) di
lokasi tersebut. Mereka khawatir dengan dampak yang mungkin timbul nantinya.
|
 |
AKADEMI Keperawatan (Akper) Patria Husada Surakarta, Sabtu (3/11)
mewisuda 64 lulusan. Para wisudawan angkatan ke-21 tersebut dilantik langsung
oleh Direktur Akper Patria Husada,
|