| Senin, 05 Nopember 2007 | NASIONAL |
Indra-Agung Peroleh 45,28 Persen Suara
BREBES- Perolehan suara sementara pemilihan kepala daerah (Pilkada) langsung Kabupaten Brebes, kemarin, pasangan calon H Indra Kusuma-H Agung Widyantoro SH MSi unggul dengan memperoleh 294.906 suara (45,28 persen). Perhitungan dilakukan melalui online count yang lebih cepat dari KPUD Brebes, karena menggunakan SMS yang diprogram dengan komputer. Setiap detik perkembangan perolehan suara masing-masing pasangan calon bisa dipantau. Karena perkembangan perolehan suara diperoleh begitu cepat, tempat online count di ruang asisten I Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Brebes, sejak pukul 15.00 penuh sesak. Yang membutuhkan informasi cukup melihat layar LCD atas data yang disajikan komputer. Bahkan hingga pukul 22.00, incumbent H Indra Kusuma bersama Kapolwil Pekalongan Kombes Drs M Dauley, Kapolres Brebes AKBP Drs Firli MSi, Ymt Sekda H Kapuri Rosyadi SH memantau perkembangan perolehan suara bersama-sama. Tak sedikit anggota masyarakat dan wartawan yang ingin mengetahui perkembangan perolehan suara datang ke tempat tersebut, termasuk Ketua KPUD Akhmad Sudibyo SH, Sekretaris KPUD Joko Surpriyanto SH dan anggota Panwas Pilkada Fatah Ell Zaman SE. Mereka memantau dari menit per menit perolehan suara. Hingga pukul 21.00 TPS yang sudah melaporkan sebanyak 2.151 dari 2.545 TPS. Sementara PPK yang sudah 100 persen melaporkan 4 PPK, yakni Tonjong (108 TPS), Songgom (109), Kersana (83), dan Sirampog (91). Sementara 13 PPK lain masih ada TPS yang belum melaporkan. Ketua KPUD Akhmad Sudibyo mengatakan, hasil perolehan sementara yang masuk KPUD lebih lambat karena menggunakan sistem manual, yakni rekapitulasi data. Meski demikian nantinya data yang masuk adalah data yang sah yang dikeluarkan PPK. ''KPUD hanya menerima data dari PPK (tingkat kecamatan), namun data itu nantinya sudah data yang sah perolehan suara sementara,'' katanya. Sampai kapan KPUD akan merekap seluruh seluruh PPK? Sudibyo mengatakan, saat terakhir rekapitulasi pada 9 Nopember 2007. ''Rekap data setiap hari masuk sampai terakhir 9 Nopember 2007,'' katanya. Daerah kantong pendukung Indra-Agung yang cukup potensial Kecamatan Ketanggungan, disusul Brebes, Bulakamba, Bantarkawung, Kersana, Salem Banjarharjo, Songgom, dan Sirampog. Sementara itu, Faris-Wahyudin yang sementara pada urutan kedua mempunyai banyak pendukung di Bumiayu dan Wanasari. Di Bumiayu, Faris mengantongi 22.396, sementara Indra 15.854. Begitu juga di Wanasari hingga pukul 21.00 Faris 24.720, dan Indra 16.085. Bumiayu adalah tempat kelahiran Faris. Sementara Wanasari didominasi pendukung Faris karena berpasangan dengan H Wayudin Noor Aly yang lahir di Sawojajar, 7 Km arah utara Kecamatan Wanasari. Pasangan Saefudin-Aqilatul memimpin suara cuma di Kecamatan Tonjong dengan hasil sementara 9.237 sedangkan Indra-Agung 9.070. Menanggapi perolehan suara unggul, Indra Kusuma ketika menyaksikan rekap mengatakan, kemenangan perolehan suara sementara pilkada ini adalah kemenangan masyarakat. Menurut dia, mereka memilih dirinya karena ingin agar pembangunan yang sudah dilaksanakan sebelumnya-yang dipimpin dirinya, terus dilanjutkan. ''Saya akan emban amanat masyarakat ini sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan saya,'' ujarnya. Menerima Adapun calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang tidak memperoleh jumlah suara terbanyak menyatakan menerima hasil tersebut. Namun mereka menyayangkan proses pilkada berlangsung dengan banyak kecurangan. Cabup Ir H Budhi Antoro menyatakan legawa atas jumlah perolehan suaranya. Menurut Budhi, jumlah suara yang diperoleh tidak sesuai prediksinya. Berdasarkan respon yang baik dari masyarakat saat kampanye, dirinya memprediksi setidaknya 300.000 suara bisa diperoleh. Dia menduga banyak pemilih yang tidak memiliki kartu pemilih dan undangan atau tidak terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT), sehingga menjadi sebab suaranya sedikit dan tidak sesuai yang diharapkan. Cawabup H Wahyudin Noor Ally mengatakan hal sama. Dia yang berpasangan dengan Faris dan diusung PKB menilai menang dan kalah dalam politik hal yang biasa. Namun karena pantaunnya banyak warga yang tidak memilih, dia menduga kerja penyelenggara dalam menyosialisasikan pilkada kurang maksimal. Di lapangan warga banyak yang tidak dapat kartu pemilih dan undangan. Tidak terdaftar di daftar pemilih tetap, sehingga tidak mencoblos. Cawabup Dra Hj Aqilatul Munawarah MPd yang berpasangan cabup Drs H Saefudin MSi juga mengatakan akan menerima apapun hasil penghitungan surat suara. Saefudin MSi yang diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Koalisi Brebes Maju (KBM) juga siap menerima hasil akhir penghitungan suara Pilkada Brebes. Siapapun calon bupati yang terpilih, itu adalah kemenangan rakyat. "Dari awal saya sudah siap, untuk menang dan siap juga menerima kekalahan," kata dia. (wh,J16,tg-46) |