logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 05 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Meraih Rezeki dari Gagal Panen

SALATIGA Bermodalkan Rp 500 ribu, Salimin (70) warga RT 3 RW 1 Cebongan Kecamatan Tingkir Kota Salatiga, mencoba meraih rezeki dari berjualan damen. Ia membeli tanaman padi yang gagal panen dari beberapa wilayah seperti di Salatiga, Ambarawa dan sekitar Kabupaten Semarang untuk dijual kembali sebagai pakan ternak sapi, kerbau, dan kuda di Jalan Osamaliki di samping RSUD Kota Salatiga.

''Saya membeli damen ini dari beberapa petani yang sawahnya rusak akibat serangan hama. Selain untuk pakan ternak, mereka juga menjual damen tersebut untuk mengurangi kerugian yang dialaminya,'' terang Salimin yang baru saja membeli 50 ikat damen yang berasal dari daerah Asinan Kecamatan Pabelan Kabupaten semarang.

Dikatakan, untuk damen yang masih baru ia jual seharga Rp 9.000 per ikatnya, sedangkan yang sudah lama dijual berkisar Rp 3.000 per ikat. ''Harga tersebut tidak pasti, masih bisa berubah,'' ungkap Salimin yang sehari-hari berjualan damen.

Menurutnya, selain baru, tinggi rendahnya harga bergantung pada banyak sedikitnya stok di pasaran. Jika stoknya banyak, maka harganya turun, begitu juga sebaliknya. Kebanyakan, para pembelinya berasal dari warga Kota Salatiga yang mempunyai ternak sapi atau kerbau dan para sais dokar Kota Salatiga.

Diakui, meskipun tidak banyak, setiap hari ia bisa mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp 25 ribu bahkan bisa lebih. Keuntungan tersebut sebagian ia pakai untuk mencukupi kebutuhan hidup dan sebagian lagi dipakai untuk modal jualan lagi. (J12-41)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA