JAKARTA-Manajer Timnas U-16 Ferry Paulus mengatakan pasukannya sudah melupakan kekalahan 1-2 atas Jepang. Karena itu, menghadapi Vietnam hari ini dalam lanjutan babak penyisihan Grup F Kejuaraan Asia di Stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan, mereka diperkirakan bakal ditunjang semangat tinggi untuk meraih hasil maksimal.
''Secara moril anak- anak sedang bagus - bagusnya. Semua memiliki tekad yang kuat untuk dapat bermain maksimal. Kondisi fisik pun lebih segar usai beristirahat selama 3 hari,'' katanya.
Dia berharap Reffa Money dan kawan-kawan lebih bisa mengontrol emosinya, agar irama permainan tim tidak terganggu. Pelatih Kepala Subangkit mengungkapkan, dia sudah merancang strategi untuk mengalahkan lawan.
''Yang jelas kami tetap bermain dengan formasi yang tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Namun, serangan akan lebih dipertajam,'' jelas Subangkit, yang menyaksikan pertandingan Vietnam melawan Laos, Kamis lalu.
Optimistis
Dia optimis para pemainnya bakal tampil mantap, walau beberapa di antaranya dibayangi ancaman memperoleh akumulasi kartu kuning. Empat pemain sudah mengantongi masing-masing satu kartu kuning, termasuk kapten tim Reffa Money. Sedangkan Fandi tak bisa lagi dimainkan karena mendapat kartu merah sewaktu melawan Jepang, Selasa lalu.
Pelatih Vietnam Hong Vinh Dinh menuturkan, berat peluang timnya untuk lolos ke putaran final. Namun, ia tetap mengintruksikan para pemainnya tampil sungguh-sungguh seperti sebelumnnya.
''Meskipun peluang nyaris tertutup, tapi kami tetap akan mengeluarkan seluruh kemampuan. Tim ini memiliki masa depan yang baik, jadi pertandingan nanti merupakan bagian dari proses pematangan,'' ujarnya.
Pertemuan itu merupakan partai yang sangat menentukan bagi langkah Indonesia untuk dapat melaju ke putaran final Piala Asia. Apalagi, Laos kini juga berpeluang lolos menemani Jepang.
Tuan rumah memerlukan minimal empat poin tambahan untuk mengamankan posisi runner-up grup. Dengan begitu nilai akhirnya menjadi sepuluh. Sedangkan Laos yang masih menyisakan dua pertandingan lagi, memiliki nilai maksimal sembilan andai kata mereka menyapu bersih semua partai sisa dengan kemenangan. (wgm-22)