LONDON- Tahun penuh badai yang dialami Fernando Alonso di McLaren-Mercedes akhirnya berakhir kemarin. Tim Inggris tersebut mengumumkan Alonso telah berpisah dengan mereka kendati baru menjalani satu tahun dari kontrak berdurasi tiga tahun yang disepakati sebelumnya.
Menurut McLaren dalam situs resmi mereka, keputusan itu merupakan yang terbaik bagi kedua belah pihak. Alonso yang menjuarai F1 pada 2005 dan 2006 diketahui telah terlibat pembicaraan intensif mengenai kontrak dengan timnya di Inggris dua hari terakhir. Kedua pihak akhirnya tak dapat mencapai kesepakatan untuk musim depan.
"Keputusan untuk berpisah tak pernah dibicarakan sebelumnya. Sebab pembicaraan masalah itu dinilai hanya akan mengganggu situasi tim dan upaya Alonso mengejar gelar juara Formula Satu musim depan. Kini, kedua pihak yakin bahwa berpisah adalah keputusan yang tepat," ungkap pernyataan tertulis McLaren.
Alonso mengalami tahun yang kontroversial bersama McLaren setelah pindah dari Renault. Di Renault, dia dua kali merebut gelar juara dunia.
Sebaliknya, pada tahun pertama di McLaren, pembalap asal Spanyol itu terus bersitegang dengan bos Ron Dennis dan rekan setim Lewis Hamilton. Masalah yang menjadi pokok pertengkaran adalah peran dan posisi Alonso di tim.
Tak Betah
Masalah itu kian memuncak pada balapan penutup musim ini di Brazil. Secara tak terduga Kimi Raikkonen menyalip Alonso dan Hamilton untuk merebut gelar juara dunia. "Sejak masih anak-anak, saya selalu ingin membalap untuk McLaren. Tapi dalam hidup kadang semua tidak berjalan sesuai keinginan. Bukan rahasia lagi bahwa saya tak pernah merasa betah," papar Alonso. Terpisah, Dennis memuji kemampuan Alonso dan menyebutnya sebagai pembalap hebat.
"Namun, untuk alasan tertentu, kombinasi Vodafone, McLaren-Mercedes, dan Fernando tak bekerja baik. Pada akhirnya kami mencapai tahap di mana tak ada satu pun dari kami yang bisa melangkah maju," jelasnya.
Menarik untuk dinanti tim mana yang akan dibela Alonso musim depan. Pertanyaan lain yang menarik adalah siapa yang akan menggantikannya mendampingi Hamilton.
Juru bicara Alonso, Luis Garcia-Abad menyatakan pembalap itu bebas memilih tim yang akan dibelanya. Namun, beredar rumor bahwa bagian dari kesepakatan antara Alonso dan McLaren adalah dia tak diperbolehkan membela tim yang menjadi rival terberat McLaren. (rtr,H29-78)