ROMA- Pelatih Inter Milan, Roberto Mancini, amat yakin dengan kekuatan timnya menjelang pertandingan krusial di Delle Alpi Turin, Senin (4/11) dinihari WIB. Inter, penyandang gelar juara Serie A, akan dijamu oleh Juventus, pemegang titel juara Serie B.
Pertandingan ini merupakan yang kali pertama bagi kedua tim sejak Juve kembali promosi ke Serie A musim ini. Mancini menyatakan, timnya jauh lebih baik dalam kompetisi kali ini, terlebih dengan masuknya beberapa pemain tenar termasuk eksodan dari Juve, Zlatan Ibrahimovic dan Patrick Vieira.
"Juventus harus membangun kembali tim mereka, sedangkan tim lain kini memiliki para pemain top," kata Mancini. "Kami memiliki lima pemain berbakat di depan dan belakang. Kami merupakan tim kuat."
Juventus kembali menemukan bentuk permainannya. Setelah pekan lalu kalah 1-3 di Napoli, mereka kemudian mengalahkan Empoli 3-0. Pelatih Claudio Ranieri yakin timnya dapat mengatasi perlawanan Inter Milan.
"Kami sekarang sedang fokus menghadapi Inter. Kami memiliki tim kuat dan akan mengalahkan mereka. Ini tidak hanya tentang kemenangan kami, melainkan juga agar jalannya pertandingan Serie A musim ini menjadi lebih menegangkan," katanya.
"Kami akan melakukan yang terbaik dan akan menembak ke gawang mereka dengan jitu dan kuat. Kami tahu mereka kuat seperti tembok," tambah eks pelatih Chelsea itu.
AC Milan
Bila Inter menang, tampaknya situasi sulit akan dihadapi Juve dalam perburuan gelar. Jarak keduanya akan terpaut tujuh poin. Namun bila kemenangan untuk tim Ranieri itu, perburuan gelar juara akan semakin seru dan terbuka.
Bahkan AC Milan pun akan menjadi tim yang harus diperhitungkan. Juara Eropa itu bangkit kembali pertengahan pekan ini ketika mengalahkan Sampdoria 5-0. Namun anak asuh Carlo Ancelotti itu sudah tercecer 11 poin dari Inter. Hanya, Ancelotti tetap optimistis, apalagi dia merasa sudah menemukan jawabannya.
"Ini semua hanya masalah memecahkan kebuntuan," katanya. "Di kandang sendiri, kami akan berjuang memecahkan masalah ini, kemudian kami akan maju. Ini kuncinya. Bila terjadi satu gol, maka kemungkinan jalan akan terbuka semakin nyata."
Milan selalu menunjukkan permainan kontras di San Siro. Mereka selalu mengesankan dalam laga Eropa di kandang sendiri, tetapi jeblok di liga. Tim itu tampaknya selalu diliputi misteri.
Di luar kandang, mereka sudah mencetak 15 gol dalam lima pertandingan. Tetapi Ancelotti justru harus merasakan tiga laga memprihatinkan dari lima pertandingan yang dimainkan di San Siro. Sabtu (3/11) ini, tim tamu Torino akan membuktikan apakah benar ucapan Ancelotti yang menyatakan sudah menemukan jawabannya bila bertanding di kandang sendiri. (rtr,F3-40)