logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Nopember 2007 WACANA
Line

Tren Baru Kuliah Online

Dunia pendidikan memasuki era baru. Gelar sarjana bisa diraih dari warung internet (warnet). Asal tahu saja, penyelenggaranya adalah Cyber University yang berpusat di Jepang. Kini, metode ini juga diadopsi sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Anda tertarik?

UNTUK sementara ini, Cyber University baru memiliki dua jurusan, yakni Teknologi Informasi dan Budaya Dunia. Dalam tahun ajaran baru ini, perguruan tinggi tersebut mampu menghimpun 516 mahasiswa. Sejak internet populer, gagasan mengenai kuliah online memang mulai mengemuka. Namun aplikasi secara praktis dan legal tidak tersedia sebelum kemunculan Cyber University.

Konsep kampus digital juga mulai diadopsi sejumlah perguruan tinggi Indonesia. Sebut saja Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, dan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. Proses kuliah seperti pemberian materi, proses pembelajaran, dan evaluasi dilakukan melalui internet.

Layanan ini terutama ditujukan bagi mahasiswa kampus tersebut. Tujuannya, memperbanyak ragam metodologi pembalajaran. Namun kampus-kampus ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat umum yang ingin nimbrung, meski sifatnya nongelar. Tersedia dua sistem pembelajaran. Pertama, mengikuti kuliah suatu program studi tertentu (paket sks). Kedua, hanya mengambil beberapa mata kuliah yang diinginkan.

ITB menyediakan banyak pilihan studi, terutama dalam bidang sains dan teknik seperti teknik geodesi dan geomatika, fisika, dan statistika. Tersedia juga kursus yang lebih spesifik, misalnya aerodinamika pesawat, teknologi kosmetik, dan pemrosesan sinyal digital.

Bisa Download

Adapun Udinus mengkonsentrasikan diri di bidang teknologi informasi, teknik, ekonomi, dan bahasa. Untuk kuliah nongelar, pendaftaran cukup melalui internet kemudian dilakukan verifikasi melalui email. Materi kuliah dan penugasan di-download. Tersedia pula forum diskusi dengan mahasiswa lain. Sebenarnya terbuka kesempatan kuliah online untuk mencapai gelar tertentu. Namun pendaftarannya dan proses kuliah, tentu saja, tidak semudah yang nongelar.

Di Udinus, program tersebut diberi nama Kulino, yang bisa diakses melalui situs kuliah.dinus.ac.id. Sedangkan ITB melalui situs kuliah.itb.ac.id dan Universitas Ahmad Dahlan melalu situs kuliah. uad.ac.id. Apa menariknya kuliah online? Bukankah kita juga belajar secara otodidak dengan mencari referensi di internet menggunakan google? Toh sama-sama tidak memperoleh gelar.

Tentu beda, karena kuliah online lebih terstruktur. Adanya kurikulum yang sistematis mempermudah pembelajaran. Aspek organisasi dan strukturisasi membuat pembelajaran lebih terarah dibandingkan dengan belajar secara otodidak. (Panji Satrio-32)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA