| Sabtu, 03 Nopember 2007 | SEMARANG |
Penjahat Jarah Harta Benda Pedagang EmasGROBOGAN-Peristiwa pencurian disertai kekerasan menimpa warga Dusun/ Desa Jangkungharjo Kecamatan Brati Jumat (2/11) dini hari. Korbannya, H Mursid (40) pedagang emas, terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat menderita luka bacok di kepala serta memar di bagian kaki akibat terkena pukulan linggis. Hingga kemarin korban masih tergolek lemas di ruang Mangga RS Panti Rahayu Purwodadi ditunggui sejumlah sanak famili. Sesuai penuturan kakak ipar korban, Siti Fatohah (42), peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 dinihari. ''Dari cerita adik saya (korban-red), penjahat tersebut masuk rumah dengan cara merusak pintu depan. Setelah itu, mereka yang diperkirakan berjumlah tiga orang langsung menuju kamar korban,'' kata perempuan itu kemarin. Dijelaskan, ketika penjahat beraksi, di dalam rumah terdapat empat orang anggota keluarga yang sedang tidur. Korban bersama istrinya, Siti Sofiatun (38) dan anak bungsunya Ulil Fikri -tiga bulan saat itu tidur di kamar tengah, Sementara anaknya yang lain Lulu (8) dan Sofyan (3) tertidur di ruang belakang. Mengancam Kedatangan penjahat, dua di antaranya, mengenakan penutup muka tidak disadari keluarga pedagang emas itu. Munculnya mereka baru diketahui ketika penjahat sudah masuk kamar. ''Satu di antaranya langsung membangunkan sambil menggertak adik ipar saya. Mereka meminta kunci lemari tempat penyimpanan emas dan uang tunai,'' terangnya. Korban yang terkejut mengetahui kehadiran orang lain berusaha melakukan perlawanan. Namun usahanya gagal, karena mereka kemudian mengeroyok Mursid. Sebuah bacokan di kepala dan pukulan linggis di kaki, membuat pria berperawakan tegap tersebut terkapar tidak berdaya. Sementara, istri korban, lanjut Siti Fatohah, hanya bisa menangis ketakutan. Pagi dini hari itu juga kawanan penjahat menjarah harta benda Mursid. Barang dagangan berupa emas berbagai jenis seberat 4 kg dibawa kabur. Uang tunai senilai Rp 15 juta yang ada dalam lemari juga ikut dibawa lari. Kapolres Grobogan AKBP Frederik Kalalembang melalui Kasatreskrim AKP Suyono mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terhadap kasus itu. Informasi lain menyebutkan, korban selama ini dikenal sebagai pedagang emas keliling di Pasar Jatiharjo dan Pasar Panunggalan Kecamatan Pulokulon Grobogan. (H41-16) |