logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Nopember 2007 SEMARANG
Line

Areal City Walk Tanpa Fasilitas Pendukung

  • Tak Menarik Wisatawan

SEMARANG - Berlarut-larutnya permasalahan kawasan city walk di Kota Lama mendapat tanggapan dari pengamatan arsitektur dan tata kota dari Unissula, Ir Tjoek Suroso Hadi MT. Menurut Wakil Dekan III Fakultas Teknik Unissula itu, fungsi utama city walk atau area khusus pejalan kaki itu ada pada aspek pemenuhan fasilitas ruang publik pada suatu kota.

Hal itu, ujar dia, karena kota merupakan suatu sistem yang integral dilihat dari aspek sarana, prasarana, dan aktivitas manusianya. "Sebab kota tanpa aktivitas, tak ubahnya seperti kota mati," katanya, kemarin.

Diungkapkan, di sejumlah negara berkembang dan maju, dewasa ini mulai mengutamakan para pengguna kota, yaitu masyarakat yang menggunakan fasilitas kota. Dia mencontohkan di Singapura. Di sana ada daerah Orchard Road yang berfungsi sebagai tempat sosialisasi warga, sekaligus untuk menikmati berbagai macam fasilitas yang ada di sana.

Suasana Nyaman

Selain itu, lanjut dia, aspek utama yang perlu diperhatikan pada kawasan city walk antara lain suasana yang nyaman, indah, aman serta tersedianya pusat pertokoan di wilayah tersebut. Tjoek Suroso menambahkan, di Jakarta, tepatnya di kawasan Mangga Besar beberapa tahun lalu terdapat lorong yang digunakan untuk area city walk. Lorong itu menghubungkan dua jalan raya.

"Pejalan kaki di sana yang hendak menuju salah satu jalan raya tidak merasakan lelah, karena di area city walk tersebut terdapat deretan pertokoan, dan para pedagang. Selain itu di sana dilengkapi tanaman peneduh, shelter, maupun patung-patung yang bernuansa seni." Dia menuturkan, city walk yang berada di sekitar Polder Tawang dinilainya kurang ideal, karena di sana tidak memiliki daya tarik serta fasilitas pendukung lainnya.

Dia mengusulkan, Simpanglima dan Jl Pandanaran bila dioptimalkan dapat menjadi area city walk. Ambil saja pada hari-hari tertentu arus lalu lintas di sana dialihkan ke jalur alternatif untuk sirkulasi lalu lintas. Maka dari itu, lanjut dia, kawasan city walk perlu ada untuk sebuah kota, karena selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, juga mengurangi polusi udara. (H36-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA