logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 03 Nopember 2007 INTERNASIONAL
Line

Amerika Siap Menindak Gerilyawan Kurdi

ANKARA - Amerika Serikat berjanji akan melakukan tindakan efektif terhadap gerilyawan Kurdi yang bersembunyi di wilayah Irak utara. Namun Washington tetap memperingatkan Turki untuk tidak menggelar operasi militer lintas perbatasan.

Dalam lawatan ke Turki, Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice menyatakan gerilyawan Partai Pekerja Kurdi (PKK) merupakan musuh bersama. Namun dia tidak menjelaskan langkah-langkah yang akan dilakukan Washington terhadap militan Kurdi itu.

Ankara telah mengancam akan melakukan agresi ke Irak utara apabila Washington dan Bagdad tidak menindak tegas sekitar 3.000 militan Kurdi yang bersembunyi di wilayah itu. Dalam sebulan terakhir, serangan gerilyawan Kurdi telah menewaskan sedikitnya 40 tentara Turki.

Turki telah menempatkan sekitar 100.000 tentaranya di perbatasan Irak. Pasukan itu didukung oleh tank, artileri, dan jet tempur. Namun Irak dan Amerika tetap mengimbau Turki untuk tidak menginvasi Irak utara.

"Kami yakin, tindakan apa pun yang dapat merusak stabilitas Irak utara tentu tidak menjadi kepentingan Turki. Hal itu juga bukan keinginan kami dan Irak. Namun kami memahami ada kebutuhan untuk melakukan tindakan efektif terhadap militan PKK. Militan ini merupakan musuh Amerika dan Turki," kata Rice.

Hubungan Ankara-Washington memburuk setelah bulan lalu Kongres AS mengesahkan resolusi yang mengecam pembantaian etnis Armenia oleh kekaisaran Ottoman Turki pada 1915.

Rice berharap dapat memulihkan hubungan kedua negara. "Ini merupakan hubungan bilateral yang sangat strategis," ujarnya. Jajak pendapat terakhir Pew Research Center di Washington menunjukkan, warga Turki menganggap Amerika sebagai ancaman terbesar bagi keamanan negara mereka.

Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS George W Bush di Washington pekan depan. Para diplomat Turki mengatakan, pertemuan itu akan menjadi forum penting untuk menentukan apakah agresi besar-besaran ke Irak utara akan dilaksanakan atau tidak.(rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA