| Rabu, 31 Oktober 2007 | SALA |
Peneduh Jalan Lapuk DitebangiSRAGEN-Pohon-pohon yang telah tua dan lapuk di sepanjang Jalan Solo-Purwodadi ditebangi. Sebab puluhan pohon itu rentan tumbang jika sewaktu-waktu diterjang angin kencang. Penebangan itu dilakukan Dinas Bina Marga Jawa Tengah wilayah Sragen untuk mengantisipasi jatuhnya korban jiwa dan kecelakaan lalu lintas. Pelaksana lapangan area Gemolong, Bibit (53), Selasa (30/10) mengatakan, kondisi pohon yang ditebang umumnya rawan roboh. Sebelum ditebangi, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaaan kondisi pohon. "Apabila diketahui batang pohon itu rapuh, maka langsung ditebang," tuturnya. Di kiri kanan jalan penghubung Kota Solo dan Grobogan banyak terdapat pohon jenis mahoni, gemblik, jaranan dan cemara berbagai ukuran. Pada saat musibah angin puting beliung di Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Selasa (23/10), tidak kurang lima pohon besar bertumbangan. Padahal saat itu volume lalu lintas tengah padat-padatnya. Tugiman petugas Dinas Bina Marga wilayah Sumberlawang, menuturkan memasuki musim pancaroba Jl Solo-Purwodadi khususnya di Desa Pendem dan Mojopuro, Sumberlawang serta Desa Soko, Miri terhitung rawan kecelakaan, karena keberadaan pohon-pohon yang rapuh tersebut. Untuk itu pihak Bina Marga sudah menyiapkan bibit pohon baru menggantikan pohon yang sudah tua. Bibit pohon seperti mahoni, gembili dan jenis lainnya sudah disiapkan. Pada tahun 2007 sudah bisa dilakukan peremajaan pohon dengan biaya dari hasil lelang batang pohon. (J5-67) |