| Rabu, 31 Oktober 2007 | OLAHRAGA |
Hamilton Pindah ke SwissLONDON- Pembalap Formula Satu asal Inggris Lewis Hamilton memutuskan pindah ke Swiss. Keputusan itu diambil karena dia merasa kehidupan pribadinya sangat terganggu. Meski gagal mencetak rekor sebagai pembalap debutan yang sukses merebut gelar juara dunia musim ini, Hamilton terus menjadi sorotan publik negerinya. Pemuda berusia 22 tahun itu ingin menghindar dari incaran media massa dan fans sepanjang waktu. Seluruh kegiatannya musim ini praktis berada di bawah sorotan kamera atau kilatan lampu tustel. Tak sedetik pun Hamilton merasa privasinya aman dari tatapan orang lain. "Saya telah memutuskan pindah ke Swiss. Di sana, orang tidak mendatangi Anda. Mereka membiarkan Anda sendirian dan memberi ruang gerak kepada Anda," kata Hamilton. Juara dunia F1 Kimi Raikkonen dan rekan setim Hamilton di McLaren-Mercedes, Fernando Alonso, juga tinggal di Swiss. Negara itu merupakan tempat tinggal favorit bagi selebritis dan orang-orang kaya dari seantero dunia. "Di Inggris, Anda kehilangan peluang untuk pergi ke berbagai tempat. Anda benar-benar sulit untuk bisa hidup dalam keadaan normal. Ini benar-benar tahun yang sulit. Saya tak punya banyak waktu bersama kawan-kawan dan keluarga saya," tutur Hamilton. Melesat Saking terkenalnya, dia mengaku tak bisa pergi leluasa ke toilet di pom bensin. Pasalnya, orang-orang datang untuk meminta tanda tangan dan berfoto. Kegemarannya menonton bioskop pun harus disingkirkan. Ironisnya, Hamilton memutuskan pindah ke Swiss setelah masyarakat Stevenage memberi hadiah istimewa. Warga kota kelahirannya itu menamai sebuah jalan dengan namanya. (rtr,H29-78) |