logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Oktober 2007 NASIONAL
Line

SOSOK

Penghargaan Dadakan...


AWALNYA, perayaan Hari Keuangan Ke-61 di Kantor Departemen Keuangan, Selasa (30/10), hanya memberikan penghargaan kepada AA Maramis (alm), Menteri Keuangan pertama yang menandatangani Oeang Republik Indonesia (ORI) dengan 15 pecahan mata uang.

Upacara penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) pun berlangsung khidmat. Baik perwakilan keluarga A A Maramis, pendiri Muri Jaya Suprana maupun Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Tidak seperti biasa, isi pidato Menkeu kali ini tidak bicara soal anggaran, APBN, atau ekonomi makro. Pagi itu, Bu Ani, panggilan akrabnya, bicara tentang nasionalisme bangsa Indonesia yang tidak melupakan pelaku sejarah dari masa lalu.

''Masa lalu adalah bagian dari masa sekarang. Dan pemimpin Indonesia yang mempunyai kekuasaan sekarang bertanggung jawab dengan apa yang disumbangkannya bagi masa depan,'' ujarnya.

Usai mengakhiri pidatonya, secara spontan Jaya Suprana bergegas naik ke panggung. Tanpa instruksi dari protokol acara, lelaki gempal itu berpidato.

''Saya baru saja menyadari baru kali ini Indonesia mempunyai menteri keuangan perempuan pertama kali. Jadi Muri juga akan memberikan penghargaan kepada Sri Mulyani. Selain menjadi menkeu perempuan pertama, ia juga berasal dari daerah yang sama dengan saya, Semarang. Nanti piagamnya biar menyusul ya..'' serunya sambil tertawa.

Sri Mulyani pun tersenyum di tengah tepuk tangan hadirin di ruangan itu.(Kartika Runiasari-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA