logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Oktober 2007 NASIONAL
Line

Berjubah Putih, Lia Eden Tinggalkan Rutan

JAKARTA - Setelah mendekam selama 2 tahun, Lia Eden alias Lia Aminuddin check out dari hotel prodeo. Pemimpin komunitas Eden itu mengenakan jubah putih dan tongkat kebesarannya.

Lia dijemput sekitar 10 pengikutnya dan bersama-sama meninggalkan Rutan Pondok Bambu, Jl Pahlawan Revolusi, Jakarta Timur, sekitar pukul 08.00 WIB, Selasa (30/10).

Aparat kepolisian dan pengamanan rutan berjaga-jaga untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindakan anarkis.

"Dia bebas murni setelah menjalani hukuman dua tahun," kata salah seorang petugas rutan.

Lia Eden divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 26 Juni 2006 karena terbukti melakukan penodaan agama dan perbuatan tidak menyenangkan.

Ajaran Eden dianggap sesat dan bahkan dinilai telah menodai agama yang dilindungi UU. Meski demikian, Lia Eden akan tetap pada keyakinannya.

"Bunda Lia akan tetap pada keyakinannya. Apa yang dilakukan dia itu kan bagian dari keyakinannya," ujar kuasa hukum Lia dari LBH Jakarta, Asfinawati.

Irsa Bastian dari Wahana Kebangsaan yang memiliki hubungan baik dengan Komunitas Eden mengatakan, komunitas itu dari awal hingga saat ini tetap patuh dan setia pada Rohul Kudus. Dengan demikian, Lia dan para pengikutnya akan tetap membagikan risalah dan wahyu yang diperolehnya seperti dulu. (dtc-62)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA