| Rabu, 31 Oktober 2007 | NASIONAL |
Komang Gemilang, Satu Poin Dibawa PulangLAMONGAN-PSIS berhasil mencuri satu poin saat dijamu Persela di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin. Kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 dalam pertandingan yang disaksikan sekitar 15.000 penonton itu. Satu poin yang didapat anak-anak Semarang banyak ditentukan oleh kecemerlangan kiper I Komang Putra. Dia beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang. "Saya patut mengacungkan jempol kepada Komang. Dia bintang pada pertandingan tadi," ujar Pelatih Sartono Anwar. Sejumlah serangan maupun tendangan bola mati pemain-pemain lawan berhasil diantisipasi dengan baik. "Jangan tanya soal permainan kiper Semarang. Dia tampil bagus dan prima," kata Pelatih Persela M Basri. Tuan rumah langsung menggebrak begitu wasit Yandri dari Jakarta meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Namun, peluang emas pertama justru didapatkan anak-anak Semarang saat M Ridwan menyodorkan umpan matang dari rusuk kanan pertahanan lawan. Namun, bola yang diteruskan Khusnul Yaqien pada menit keempat itu membentur gawang. Peluang tersebut ternyata menjadi yang terbaik dibanding kesempatan-kesempatan selanjutnya. Bahkan pada babak kedua, Persela lebih banyak mengurung lini pertahanan tamunya. Serangan beruntun yang digalang Marcio Souza dan Maximiliano merepotkan pasukan Mahesa Jenar. Tak Dipakai Pada menit ke-55 Marcio mendapat peluang emas di depan mulut gawang, tapi berhasil digagalkan Komang. Begitu juga sundulan keras dari Miro Baldo Bento sekitar lima belas menit kemudian. Sartono menyatakan, hasil imbang itu menjadi modal berharga bagi PSIS untuk laga kandang menghadapi Persita Tangerang dan Pelita Jaya Purwakarta. Selain penampilan gemilang kiper, Sartono menyatakan, kunci timnya tak kebobolan pada babak kedua karena dia menginstruksikan agar jebakan offside tak dipakai. Sebab, strategi seperti itu berbahaya bila dibombardir dalam tempo cukup lama. "Strategi kami terbukti efektif, sehingga bisa memetik poin," tambahnya. "Saya memang instruksikan pemain untuk menyerang sejak menit pertama, tapi anak-anak tak bisa tampil maksimal. Semua pemain Persela di bawah form," ujar Basri. Wasit mengeluarkan kartu kuning untuk dua pemain PSIS, yaitu Marthen Tao dan Kahudi. Persela: Fauzan M, Yopi Rayar, Charles Poetiray, Sunar Sulaiman, Nyeck Nyobe, Julian Souza/Amsar Reza, Jhon Scarlet, Maximiliano, Taufik Kasrun, Purwanto/Miro Baldo Bento, Marcio de Souza (kapten). PSIS: I Komang Putra, Kahudi Widodo/Hary Salisbury, Joao Carlos/ Indrianto N, Maman Abdurahman, Denny Rumba/Idrus Gunawan, Didier Koutouzi, Zoubairou, M Ridwan, Khusnul Yaqien, Marthen Tao, Julio Lopez (kapten). (G14-22) |