logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Oktober 2007 SEMARANG
Line

SUDUT PANDANG

City Walk Kurang Daya Tarik

SEMARANG- Pemilihan Kawasan Kota Lama sebagai lokasi area City walk dinilai tidak tepat. Sebab, kawasan itu dianggap kurang memiliki daya tarik bagi pengujung. Selain itu, Kota Lama juga kurang familiar atau dikenal oleh wisatawan. ''Kebijakan Pemkot dalam menerapkan konsep City walk di Kota Lama adalah keliru. Selama ini persepsi masyarakat tentang kawasan itu lebih banyak yang negatif dibanding nilai keindahannya,'' kata pakar transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, kemarin.

Persepsi itu, lanjut dia, antara lain gelap, banyak wanita tuna susila (WTS), bangunan atau gedung kurang terawat, dan bau kurang sedap dari Polder Tawang. Hal itu menyebabkan wisatawan kurang berminat untuk mengunjungi area City Walk. Akibatnya, pedagang yang berada di sana pun gulang tikar karena sepinya pembeli.

Pembenahan

Seperti diberitakan sebelumnya, City Walk atau kawasan pejalan kaki yang terletak di Kota Lama mulai ditinggalkan para pedagang. Tidak ada satu pun pedagang yang terlihat berjualan di area yang berlokasi di sepanjang Jl Merak tersebut. Kios-kios di tempat bersantai untuk wisata kuliner itu mulai ditinggalkan pemiliknya pasca Dugderan.

Ditanya soal lokasi yang tepat, Joko menyebutkan, setidaknya ada lima jalan atau kawasan, yakni Jl Pemuda, Jl Pandanaran, Jl Gajahmada, kawasan Pasar Johar, dan kawasan Simpanglima.

''Dibandingkan dengan Kota Lama, kelima tempat itu lokasinya lebih cocok. Sebab area itu lebih familiar atau dikenal, baik oleh warga Semarang atau wisatawan dari luar kota,'' ungkap Joko.

Kendati demikian kawasan Kota Lama masih bisa dipertahankan sebagai area City Walk, namun Pemkot atau pihak pengelola perlu melakukan sejumlah pembenahan serta penataan.

Bangunan yang sudah usang harusnya diperbaiki dan dicat ulang. Selanjutnya, penanaman pohon peneduh di areal tersebut. Selain itu, pihak pengelola harus mempunyai konsep atau program-program interaktif yang bisa ''menjual'' kawasan itu.

''Misalnya, bangunan di sana mestinya tidak hanya sebagai rumah tempat tinggal, namun harus menjadi daya tarik bagi wisatawan. Memanfaatkan Polder Tawang sebagai tempat wisata permainan air juga merupakan salah satu konsep menarik,'' katanya. (H40-18)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA