| Rabu, 31 Oktober 2007 | SEMARANG |
Jadi Kurir Narkoba Mahasiswa DitangkapSEMARANG- Seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Semarang Tengah, Chandra (27), ditangkap petugas Satuan Antinarkoba Polwiltabes Semarang. Mahasiswa semester akhir itu diamankan, lantaran menjadi kurir bandar narkoba asal Jakarta yang kini tengah diburu polisi. Dari tangan warga Jagalan itu, polisi mengamankan delapan butir ekstasi dan empat paket sabu-sabu seberat tiga gram, yang kini dijadikan barang bukti. Menurut keterangan Kasat Narkoba Polwiltabes, AKBP Bambang Hidayat SIK Sos, pengungkapan kasus pengedar narkoba tersebut berkat informasi dari masyarakat. "Tersangka sudah lama menjadi target operasi polisi. Dia sudah lama kami buru. Sedangkan bandarnya berhasil lolos," kata Bambang saat menggelar kasus tersebut, Selasa (30/10). Dijelaskan, polisi sudah lama mengikuti gerak-gerik tersangka. Pasalnya, diperoleh informasi, Chandra sudah lama menjadi pemasok narkoba jenis ekstasi dan sabu-sabu di kalangan mahasiswa. Kendati demikian, polisi tak ingin gegabah dalam melakukan penangkapan. Penyergapan Polisi harus memastikan tersangka yang diburu ditangkap saat melakukan transaksi dan ada barang buktinya. Benar saja, ketika mendapati tersangka akan menjual narkoba di kawasan Jagalan, Selasa (23/10) sekitar pukul 19.00, polisi segera menyiapkan penyergapan. Begitu dipastikan Chandra membawa narkoba, polisi langsung mengamankannya. Tersangka tidak bisa berkutik ketika petugas mendapati delapan butir ekstasi dan tiga gram sabu-sabu di saku celananya. Saat itu juga dia digelandang ke Mapolwiltabes untuk dimintai keterangan. Kepada polisi, dia mengaku hanya sebagai kurir. Barang haram tersebut didapatnya dari bandar asal Jakarta. Demi pengembangan penyelidikan, Kasat Narkoba enggan memberikan identitas bandar yang dimaksud. "Tersangka mengaku sudah beberapa kali menjadi kurir. Kami masih akan mengembangkan penyelidikan untuk membongkar jaringan peredaran narkoba di Kota Semarang," kata Bambang Hidayat. (H21,D12-18) |