logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Oktober 2007 INTERNASIONAL
Line

PM Jepang Tegur Menteri Kehakiman

TOKYO - Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda menegur Menteri Kehakiman Kunio Hatoyama karena secara terbuka menyatakan memiliki kenalan anggota Al-Qaedah yang terlibat bom Bali.

''Komentar itu sangat tidak tepat, mengingat tempat dia berbicara dan isi pernyataannya,'' kata Fukuda di parlemen. ''Menteri Kehakiman bertugas menyelidiki orang-orang seperti itu. Saya mendesak dia untuk menyelidiki mereka lebih lanjut.''

Hatoyama telah meminta maaf kepada Fukuda. Namun menteri kehakiman itu berkeras bahwa dia tidak mengada-ada.

Senin lalu, dia menceritakan bahwa rekan salah satu sahabatnya ternyata anggota Al-Qaedah yang sering keluar-masuk Jepang dengan menggunakan paspor palsu.

''Saya meminta maaf kepada perdana menteri atas ucapan saya sebelumnya,'' ujar Hatoyama. ''Cerita itu benar. Kenalan salah seorang teman saya adalah anggota Al-Qaedah. Apakah saya tidak boleh mengatakan yang sesungguhnya?''

Dia tidak mengungkapkan identitas anggota Al-Qaedah tersebut. Dia hanya mengatakan, orang itu memiliki hobi mengoleksi kupu-kupu. Namun dia mencabut kembali sebagian detail ceritanya.

Dalam konferensi pers Senin lalu, dia mengatakan temannya memperingatkan untuk tidak bepergian ke Pulau Bali. Peringatan itu dia peroleh sebelum ledakan bom Bali yang menewaskan 202 orang.

Sekretaris Kabinet Nobutaka Machimura juga mengecam pernyataan Hatoyama. Machimura menganggap Hatoyama telah bertindak sembrono.

''Sungguh sangat disesalkan. Sebab pernyataannya telah menimbulkan kesan keliru, yakni menteri kehakiman Jepang memiliki kenalan teroris,'' kata Machimura.

Hatoyama sebenarnya menyampaikan cerita tentang rekan Al-Qaedah itu sebagai cara untuk membela kebijakannya mengenai penerapan sistem identifikasi sidik jari secara elektronik terhadap para warga asing di Jepang.(rtr-ben-26)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA