| Rabu, 31 Oktober 2007 | INTERNASIONAL |
Turki Tolak Berunding dengan Kurdi IrakSIRNAK - Pemimpin Daerah Otonom Kurdi Irak Masoud Barzani menyesalkan sikap Turki menolak berunding langsung dengannya mengenai gerilyawan Partai Pekerja Kurdi. Karena itu, Barzani juga menyatakan tidak bersedia memenuhi ''perintah'' Ankara untuk bertindak keras terhadap gerilyawan Kurdi yang bersembunyi di wilayahnya. ''Mereka tidak berbicara langsung dengan saya, tetapi mereka menyuruh saya untuk menindak Partai Pekerja Kurdi (PKK). Saya memang sahabat Turki, namun saya tidak akan menjalankan perintah Turki atau pihak mana pun,'' kata dia. Turki menuduh pemerintah Barzani bersikap toleran dan bahkan mendukung gerilyawan Kurdi yang menggunakan wilayah Irak utara sebagai basis untuk menyerang Turki. Ankara telah meningkatkan kehadiran militernya di perbatasan Turki-Irak. Kemarin, dua helikopter Cobra membombardir posisi-posisi gerilyawan Kurdi di daerah pegunungan Cudi, Provinsi Sirnak. Pasukan Turki juga melancarkan serangan artileri di sekitar perbatasan Irak utara tersebut. Pada saat yang sama, sejumlah helikopter pengangkut personel menurunkan pasukan dan konvoi 18 truk militer bergerak menuju perbatasan Irak. Kepung Militan Militer Turki menyatakan telah mengepung 100 gerilyawan Kurdi di Provinsi Hakkari. Mereka terlibat pertempuran sepanjang malam. Namun tidak ada laporan mengenai korban di kedua belah pihak. Sebelumnya, empat prajurit Turki dilaporkan tewas dalam operasi militer besar-besaran di daerah Tunceli akhir pekan lalu. Namun militer menyatakan hanya satu prajuritnya meninggal. Tentara juga mengatakan, 15 militan tewas dalam operasi itu. Ankara telah menempatkan sekitar 100.000 personel militer di sepanjang perbatasan Turki-Irak. Ketegangan di perbatasan itu meruncing setelah gerilyawan Kurdi menyerbu unit patroli Turki dan menewaskan 12 serdadu pada 21 Oktober. Gerilyawan juga menyandera delapan prajurit Ankara. Kendati tidak bersedia melaksanakan ''perintah'' dari Ankara, Barzani mendesak Partai Pekerja Kurdi untuk meletakkan senjata. Dia juga mengusulkan agar Turki mempertimbangkan solusi politik untuk menyelesaikan masalah Kurdi.(afp-ben-26) |