| Rabu, 31 Oktober 2007 | EKONOMI |
LPJKN Punya Peran StrategisJAKARTA-Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) sebagai perangkat penting dalam kelembagaan jasa konstruksi memiliki peran strategis. Utamanya dalam menciptakan kondisi yang kondusif untuk mendorong terlaksananya pengembangan kemampuan, peningkatan produktivitas dan daya saing. Selain itu menumbuhkembangkan kemitraan yang sinergis guna mewujudkan pemberdayaan jasa konstruksi yang maksimal. Demikian dikatakan Kepala BPKSDM Budi Yuwono saat membuka Rapat Anggota Penetapan Pimpinan dan Keanggotaan Majelis Pertimbangan LPJKN Masa Bakti 2007-2011 di Jakarta kemarin. Dikatakan, Majelis Pertimbangan LPJKN mempunyai peran strategis dalam mendorong pencapaian tugas-tugas yang diembankan kepada LPJK. Dewan Majelis Pertimbangan yang baik akan mampu memberikan masukan untuk perumusan kebijakan bagi Dewan Pengurus LPJKN. "Masukan yang bermanfaat sangat diperlukan untuk penyediaan jasa yang berkualitas dan berdaya saing," katanya. Dia mengingatkan lembaga yang lahir dan tumbuh dalam tantangan dan kontroversi itu, saat ini sudah dapat diterima banyak kalangan. Tentunya kepercayaan ini menjadi landasan kuat bagi berlanjutnya pelaksanaan tugas. Karenanya perlu terus dipupuk dengan menampilkan akuntabilitas tinggi. Dewan Pengurus dan Majelis Pertimbangan diharapkan memiliki semangat ini dalam pelaksanaan tugasnya kelak. Sementara itu, Ketua Umum LPJKN Malkan Amin mengatakan, pemilihan anggota Majelis Pertimbangan yang akan dilaksanakan ini sangat penting dan strategis bagi LPJKN dan masyarakat jasa konstruksi. Tantangan ke depan semakin berat dan kompleks. Pengembangan LPJKN diarahkan, meliputi aspek ekonomi manajemen, sumberdaya manusia, teknologi yang tak bisa dilepaskan dengan datangnya era globalisasi. Dengan demikian cita-cita mewujudkan jasa konstruksi yang andal bisa diraih menuju Indonesia yang lebih baik.(bn-33) |