logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Oktober 2007 BUDAYA
Line

Kristina Batal Cerai Ibunya Malah Syok

JAKARTA-Kendati persidangan sudah beberapa kali digelar, pedangdut Kristina Iswandari akhirnya membatalkan rencana perceraiannya. Ia dan sang suami, Al Amin Nur Nasution bertekad untuk rujuk dan kembali membina rumah tangga yang sakinah.

"Saya memang belum mencabut gugatan tapi sejak habis Lebaran lalu sudah kembali tinggal di rumah dinas Mas Amin. Ini bukti keseriusan saya untuk memperbaiki kondisi rumah tangga. Doakan saja semoga rumah tangga kami ke depannya akan jauh lebih baik," terang Kristina melalui ponselnya, kemarin.

Berita rujuknya Kristina dan sang suami tentu sebuah berita gembira. Mengingat belakangan ini begitu banyak rumah tangga artis yang dilanda prahara dan berakhir dengan perceraian.

Meski begitu, hal yang bertolak belakang disampaikan ibunda Kristina, Dariah. Ia mengaku sebagai orang yang sangat terpukul dengan keputusan Kristina untuk kembali pada Amin.

Syok

"Saya sangat syok, sedih, dan terpukul. Kristina bisa begitu saja berubah pikiran setelah dijemput Amin di Pemalang empat hari setelah Lebaran. Kami sedang bahagia bisa berkumpul dengan segenap keluarga, tiba-tiba Amin datang dan mengajak Kristina ke Jambi meninggalkan kami semua," tutur Dariah yang sejak awal sudah meragukan Amin sebagai suami anaknya.

Kristina sendiri menolak anggapan ia kembali ke pangkuan Amin karena pengaruh guna-guna. "Insya Allah tidak. Saya masih punya Tuhan, masih berpikiran jernih. Yang pasti saya yang paling tahu suami saya, saya yang merasakan semua ini," katanya yang mengaku masih me-nyimpan rindu kendati saat itu gigih ingin berpisah dari Amin.

Menurut diva dangdut itu, mereka ber-dua bertemu di malam takbiran lalu. Sebelumnya, keduanya senantiasa berki-rim SMS untuk saling memantau keadaan masing-masing. Dalam SMS itu, Kristina mencurahkan seluruh kesedihan dan harapannya.

Rupanya Amin mulai memahami curahan hati Kristina itu dan mereka berdua berbincang panjang lebar di malam Lebaran. Hasilnya, mereka sepakat untuk kembali membina rumah tangga.

Sidang berikutnya 1 November besok, rencananya Kristina akan mencabut gugatannya. Sebelumnya, Amin harus menandantangani draf perjanjian yang merupakan jaminan bagi Kristina agar ia memperoleh kedamaian dan kebahagiaan dalam berumah tangga.

"Saya hanya menuruti keinginan klien saya. Tapi yang pasti sebelum mencabut gugatan, Amin harus menandatangani draft perdamaian terlebih dulu," terang Elza Syarif, pengacara yang diminta Kristina membantu proses perceraiannya. (tn-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA