logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 31 Oktober 2007 BANYUMAS
Line

Jembatan Sidawangi Dikhawatirkan Ambrol

BANJARNEGARA-Jembatan Sidawangi di Desa Karangnangka, Kecamatan Pagentan, yang sudah kritis kondisinya lantaran kedua fondasinya mulai ambrol, rencananya ditangani akhir tahun ini.

"Untuk menangani jembatan tersebut, kami usulkan melalui dana pascabencana. Saat ini sedang kami bahas kebutuhannya dengan melihat kondisi atau kerusakan yang ada, sehingga belum diketahui secara rinci besar dananya. Kemungkinan akhir tahun ini proses penanganannya sudah bisa dilakukan," kata Kepala Dinas Pemukiman dan Prasarana Daerah (Diskimprasda), Ir Suyono, di sela-sela rapat bersama Bapeda membahas hal tersebut, kemarin.

Dalam catatan Suara Merdeka, sejak Agustus 2007 lalu warga setempat sudah meminta agar jembatan yang menghubungkan pusat kecamatan dengan sejumlah desa di daerah itu, serta pusat kota Banjarnegara segera di perbaiki. Sebelumnya, penanganan sementara oleh pemerintah pernah dilakukan, namun karena kondisi tanah yang labil, kerusakan kembali terjadi hingga kini.

Khawatir Ambrol

Warga khawatir jembatan ambrol saat air di Kali Sidawangi meluap, sebab musim hujan kini sudah dimulai. Belum lagi beban jembatan cukup besar lantaran setiap hari dilalui kendaraan angkutan barang dan penumpang.

Selain jembatan, jalan di daerah tersebut juga mulai ambles lantaran pergerakan tanah.

Menurut penuturan warga setempat, hal tersebut pernah menyebabkan kecelakaan, terutama pengendara sepeda motor dari luar daerah.

Penyebabnya, mereka tak paham kondisi jalur itu.

Kerusakan pada jembatan, terang Suyono, terjadi pada fondasi sayap kanan dan kiri yang ambles. Penanganan yang akan dilakukan adalah melakukan penguatan, sayap-sayapnya akan dibongkar dan di pasang lagi. Namun konstruksi atau strukturnya, kata dia, masih kuat sehingga tak akan dilakukan pembongkaran total.

Bronjong atau susunan batu dalam keranjang kawat, bisa dipasang untuk penguatan atau anggel agar sayap-sayap jembatan yang ambles makin kuat dan permukaan tanahnya muncul lagi. Adapun untuk penanganan jalan ambles, akan dilakukan melihat kondisinya.

Bisa dengan bronjong atau cara lain menyesuaikan tingkat kerusakannya.(H25-29)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA