logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 30 Oktober 2007 PANTURA
Line

Pembangunan SD Dikhawatirkan Molor

TEGAL - Dinas Pendidikan Kota Tegal khawatir pembangunan 15 sekolah dasar (SD) dan 19 SMP dengan dana APBD 2007 sekitar Rp 26 miliar akan molor. Kekhawatiran itu bertambah dengan munculnya Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 9,4 miliar. DAK itu untuk membangun 37 SD. Apalagi waktu penyelesaian proyek tinggal 45 hari. Kepala Disdik Suranto SPd melalui Kabid Pendidikan Dasar Abdullahmin Arifin SH kemarin mengatakan, anggaran DAK baru saja dibagikan kepada 37 SD.

Masing-masing SD menerima Rp 270 juta untuk membangun satu lokal beserta perpustakaan dan alat peraga dan Rp 300 juta untuk merehab tiga ruangan, ruang perpustakaan dan media pembelajaran lain. DAK diserahkan ke SD, kata dia, karena sesuai dengan aturan. Untuk membangun dan merehab ruangan, kepala sekolah bertindak sebagai penanggung jawab.

Dengan demikian, kasek juga diberi kewenangan untuk menyelesikan bangunan. Mereka bisa menunjuk pelaksana, baik dari warga setempat maupun pemborong. Untuk melaksanakan pembangunan, kasek membentuk semacam tim kerja.

Tim Monitoring

Menrut Lahmin yang juga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan untuk mengontrol pekerjaan pembangunan, Disdik akan membentuk tim monitoring. Anggotanya terdiri dari beberapa instansi yang terkait dengan masalah pembangunan.

Ia mengakui, kemungkinan ada SD penerima DAK yang kini belum memulai pekerjaan. Ini karena penjelasan teknis baru dilaksanakan 25-26 Oktober lalu. Namun apapun alasannya, bangunan harus selesai sekitar 15 Desember.

Kalau pembangunan 37 SD lewat anggaran DAK kini baru dimulai, pembangunan 15 SD dan 19 SMP lewat APBD dimulai Agustus lalu, dan sesuai kontrak kerja pembangunan harus selesai 26 Agustus.(aj-61)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA