logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 30 Oktober 2007 EKONOMI
Line

Sekilas Ekonomi

Laba Bank Niaga Rp 590 Miliar

JAKARTA-Bank Niaga memperoleh laba bersih konsolidasi (tidak diaudit) untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2007 Rp 590 miliar. Jumlah ini meningkat 10 persen dari Rp 538 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba operasional tumbuh 18 persen menjadi Rp 2,35 triliun dan net interest income tumbuh 12 persen menjadi Rp 1,9 triliun. Sementara noninterest income tumbuh 54 persen menjadi Rp 437 miliar. Per 30 September 2007. Bank Niaga meraih Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) masing-masing sebesar 2,3 persen dan 17,6 persen.

Hashemi Albakri, Presiden Direktur di Jakarta kemarin mengatakan, pendapatan operasional didukung oleh tingginya net interest income yang disebabkan oleh menurunnya biaya bunga, perolehan fee based income yang lebih tinggi. Selain itu, keuntungan dari transaksi valuta asing serta kinerja treasury yang lebih baik.(bn-59)

Ceva Logistics Siap Bersaing

JAKARTA-Sejalan dengan berkembangnya industri manufaktur, bisnis logistik, pengiriman, dan pengelolaan pergudangan, makin menjanjikan. Ceva, perusahaan manajemen supply chain global penyedian layanan end-to-end transportasi dan logistik, menyatakan siap merebut pasar di Indonesia.

Perusahaan ini dulunya bernama TNT Logistic. Namun setelah TNT diakuisisi Apollo Management VILP senilai 1,48 miliar Euro, akhir tahun 2006, berganti nama menjadi Ceva Logistics. ''Kami menjadi salah satu pemain terbesar dunia saat ini,'' kata Colin Maron, Managing Director Ceva Logistics Asia, di Jakarta, kemarin. Ceva kini beroperasi di 1.000 kantor di 100 negara.

Di Indonesia Ceva mengendalikan 11 gudang seluas 1,3 juta m2, mengoperasikan lebih 150 truk, dan mengirimkan barang-barang lebih dari 900 ribu ton setahun dengan tenaga kerja 824 orang. Pelanggannya hampir semua perusahaan besar seperti Chandra Asri, Sari Husada, Nestle, Titan Petrokimia, Styrindo Mono Indonesia, BASF, Blue Scope Steel, Anugrah Argon Medika.

Menurut Rita Boyle, Countru General manager Ceva Indonesia, potensi pasar Indonesia cukup besar. Karena itu pihaknya berani menargetkan pertumbuhan 20% per tahun. (wa-59)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA