| Selasa, 30 Oktober 2007 | BUDAYA |
AGENDABattle of Sexy Dancer 2SEMARANG- Point Pool Lounge and Cafe, Jalan Tlaga Mas Raya Ruko 1A-6A Semarang, akan menggelar "Battle of Sexy Dance 2", Rabu (31/10) pukul 20:00. Empat grup akan adu kepiawaian memperebutkan gelar juara, yakni Aan Modelling 'n Dancer, Bonanza Dancer, L-4 Dancer, dan X-Otix Dancer. Tampil pula aksi juggling, live music, body painting, dan resident DJ Adrian. "Acara itu agenda tahunan kami untuk menghibur serta mencari penari profesional dan menarik," kata Manajer Point Pool Lounge and Cafe, Asen. (H21-53) Timur Baca Puisi di Kendal KENDAL - Penyair Timur Sinar Suprabana akan membacakan puisi-puisinya di SMA PGRI 1 Kendal, Kamis (1/11). Pembacaan puisi itu sekaligus menandai peluncuran Sanggar Sastra di sekolah tersebut. Sastrawan asal Semarang itu juga akan mengisi pelatihan "Bagaimana Menulis Puisi dan Cerita Pendek". Pelatihan akan diikuti 150 siswa, wakil SMA/SMK/MA se-Kendal. Diharapkan, dari pelatihan itu lahir sastrawan muda asal Kendal. "Syukur, jika di antara 150 siswa nanti ada yang muncul seperti Prie GS, Gunoto Saparie, Budi Maryono. Sebab, banyak sastrawan Kendal mempunyai nama dan dikenal di Jawa Tengah atau bahkan nasional," ujar Pembina Sanggar Sastra SMA PGRI 1 Kendal, Ani Faiqoh, kemarin. Dia menuturkan acara itu juga akan diwarnai pembacaan puisi oleh lima jurnalis. Mereka adalah Slamet Priyatin atau Slamet Priyo (Cempaka/Rasika FM), Abbas Effendi dan Umar (Wawasan), Edy Prayitno (Radio Elshinta), serta Achiar M Permana (Suara Merdeka). Kepala SMA PGRI 1 Kendal, Puji Astuti, berharap sanggar sastra itu bisa seperti Kokkang, kelompok kartunis asal Kaliwungu, Kendal. "Kelompok itu menghasilkan kartunis berprestasi nasional, bahkan dunia," katanya. (H9-53) Pentas Musik Elektronik SEMARANG-Rumah Seni Yaitu bekerja sama dengan Pusat Budaya Indonesia-Belanda Widya Mitra Semarang mengadakan pentas musik elektronik "Paradoxial" karya musikus Bambang Dwiatmoko dan kelompok Ki Sadrakh. Pentas di RSY, Kampung Jambe 280, Semarang, hari ini mulai pukul 19:00. Pertunjukan gratis dan terbuka untuk umum. Musik elektronik "Paradoxial" menyampling bunyi alat musik tradisional dan bebunyian alam ke peranti komputer. Lalu, lahirlah bunyi-bunyian khas yang diaransemen menjadi komposisi musik, antara lain Intro Disharmony, Disharmony Part II, Kelir, Ladrang Sintetik, Marontak, dan Paradoxial.(H6-53) |