| Selasa, 30 Oktober 2007 | BANYUMAS |
FKKB PDI-P Tuding Ada PengkhianatPURWOKERTO-Forum Komunikasi Keluarga Besar (FKKB) PDI-P Banyumas menuding beberapa elite PDI melakukan pembusukan terhadap PDI-Perjuangan Kabupaten Banyumas. Indikasinya dengan melakukan konspirasi dengan pihak luar untuk menggiring anggota, kader dan simpatisan PDI-P untuk memilih calon partai lain dalam Pilbup 10 Pebruari 2008. Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh FKKB PDI-P saat menggelar rapat konsolidasi bersama, kemarin (28/10) di rumah Untung Setio Karsono, Jalan Pahlawan Sawangan Purwokerto Barat. Hadir sekitar 35 orang dari tokoh-tokoh PDI-P, kader dan simpatisan serta perwakilan ranting PDI-P. Pertemuan difasilitasi oleh Untung, Yoyok Sukoyo Saeful dan beberapa tokoh nasionlis lain. Dalam siaran persnya, diungkapkan kalau PDI-P Banyumas sekarang sedang ada masalah diharapkan momen Pilbup ini bisa untuk menyelamatkan kondisi tersebut. Bukan sebaliknya, dijadikan alat bagi elite-elite tertentu melakukan pembusukan yang akhirnya merugikan kebesaran PDI-P. Karena itu, FKKB PDI-P meminta para anggota, kader, simpatisan untuk tetap bersatu mendukung partai tersebut memenangkan pertarungan politik di Pilbup, Pilgub, Pemilu dan Pilpres 2009. ''Perjuangan menegakkan konstitusi partai harus ditempatkan secara profesional, sehingga jangan sampai kader PDI menjadi penghianat dengan menjadi tim pemenang partai lawan dan menggiring kader untuk mendukung partai lain,''begitu salah satu kesimpulan siaran persnya dan juga ditegaskan kembali oleh Yoyok Sukoyo. Klaim Kelompok Karena PDI-P akan mengusung Megawati dalam Pilpres 2009, lanjut Yoyok, seharusnya warga banteng Banyumas untuk tetap setia kepada PDI-P. Sebab partai tersebut besar juga karena peran mereka-mereka yang kini juga ikut menjadi tim pemenangan calon lain. ''Kalau perjuangan menegakkan konstitusi partai, terus membuat kader, anggota dan simpatisan merusak dan menghancurkan PDI-P itu sendiri layakkah kita menyandang gelar banteng Banyumas yang pendeng gepeng tetap banteng,'' tegasnya. Budi Setiawan, salah satu peserta dari Sumbang mengatakan, dengan munculnya klaim oleh kelompok tertentu, sehingga diharapkan hadirnya FKKB PDI-P bisa meluruskan hal itu. FKKB juga tidak akan kejebak dalam dukung mendukung. Namun untuk mengingatkan kembali agar anggota, kader dan simpatisan tidak terpecah belah, namun bersatu demi kebesaran partai tersebut. (G22-55) |