|
|
PATI - Sembilan warga Desa Sundoluhur (Kecamatan Kayen) dan Wuwur
(Gabus), Kabupaten Pati, Senin (22/10) malam ditangkap polisi. Mereka diduga
sebagai tersangka perusakan fasilitas umum dan penganiayaan dalam perselisihan
antarkelompok warga desa bertetangga itu.
|
 |
PATI- Tiga mantan pejabat Pemkab Rembang telah ditetapkan sebagai
tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana kas daerah melalui Bank Pasar
senilai Rp 2,6 miliar. Mereka adalah mantan Direktur Bank Pasar Drs Hari
Riyadi MM, mantan Kabag Keuangan Setda, H Maskuri SE MM,
|
 |
KUDUS - Dua orang tewas, seorang luka berat, dan seorang lagi
luka ringan akibat mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan raya Kudus-Pati
Km 2, tepatnya di Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Kota, Senin (22/10) malam.
Keduanya, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
|
 |
REMBANG - Sejumlah anggota DPRD mempertanyakan proses pelelangan
pengadaan alat dan mesin Pabrik Gula Mini (PGM) sebesar Rp 2,5 miliar.
Pasalnya, kata anggota Dewan, dokter Sugeng Ibrahim,
|
 |
KUDUS - Delapan produk jamu yang saat ini beredar di pasaran,
terbukti mengandung bahan kimia. Masyarakat diminta berhati-hati bila akan
mengonsumsinya. "Tidak ada perizinan pemakaian bahan kimia pada obat
tradisonal, karena dikhawatirkan banyak mengandung risiko kesehatan bagi
konsumen," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus,
|
 |
JEPARA- Christin Wing, dosen Universitas New York AS, Selasa
(23/10) mengunjungi Desa Balong, Kecamatan Kembang. Kedatangannya ingin
mengetahui lebih dekat kondisi masyarakat desa itu yang menolak rencana
pembangunan PLTN Muria. Ia datang bersama representasi Ford Foundation
Indonesia, Meiwita Hudi Harsana. Mereka diterima warga desa setempat dan
menjalin dialog.
|
 |
BLORA- Sejumlah pemilik toko busana di Blora mengaku kewalahan
memenuhi permintaan pakaian batik dari para pegawai Pemkab. Itu terjadi
karena permintaan mendadak menyusul akan diberlakukannya pemakaian seragam
dinas batik mulai Kamis besok. Tak jarang, karena permintaan tidak dapat
dipenuhi, sejumlah pegawai Pemkab membeli pakaian batik ke luar kota. "Sepekan
terakhir ini banyak yang mencari pakaian batik. Kami sampai kehabisan stok,"
ujar Rini, seorang pelayan toko di kompleks Pasar Induk Blora, kemarin.
|
|