logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Oktober 2007 NASIONAL
Line

SOSOK

Raih Best Central Banker 2007


SM/ant

HASIL survei majalah ekonomi Amerika Serikat terkemuka Global Finance sungguh mengejutkan. Survei berlabel Global Finance Central Banker Report Card 2007 yang dilakukan terhadap Gubernur atau Pemimpin Bank Sentral di berbagai kawasan Amerika, Asia, Eropa, Afrika dan Timur Tengah itu menobatkan Gubernur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah sebagai Best Central Banker 2007. Dia menerima penghargaan yang diserahkan di Washington DC, Amerika Serikat, Senin (22/10) lalu dengan meraih predikat A.

Menurut Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Humas Bank Indonesia Budi Mulya di Jakarta kemarin, predikat yang diberikan kepada Best Central Banker itu, didasarkan atas 6 kriteria. Yaitu keandalan dalam kebijakan moneter, otonomi dalam pengambilan keputusan (independensi), transparansi, komitmen terhadap stabilitas harga, efektivitas dalam intervensi valas, dan ketepatan dalam menentukan tingkat suku bunga.

''Burhanuddin Abdullah telah melakukan yang terbaik sebagai seorang Gubernur Bank Sentral dalam melonggarkan kebijakan moneter dengan tetap mempertahankan kestabilan makroekonomi. Selain itu, kekhawatiran akan melemahnya nilai tukar rupiah akibat penurunan suku bunga tidak terbukti,'' demikian seperti dikutip dalam situs majalah Global Finance (www.gfmag.com).

Burhanuddin Abdullah sendiri mengakui hanya melakukan upaya mencoba berada di depan dan mengerjakan apa yang harus dilakukan. ''Jadi penghargaan ini selayaknya diberikan kepada seluruh anggota Dewan Gubernur dan staf Bank Indonesia,'' katanya merendah.

Burhanuddin merupakan salah satu dari 7 best central bankers pada tahun 2007, yang meraih predikat A. Selain itu ada Stefan Ingves (Swedia), Yaga Venugopal Reddy (India), Stanley Fischer (Israel), Fai-Nan Perng (Taiwan) , Amando M. Tetangco (Filipina) dan Zeti Akhtar Aziz (Malaysia). (Budi Nugraha-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA