logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 24 Oktober 2007 INTERNASIONAL
Line

LINTAS JAGAT

Bush Minta Lagi Dana Perang

WASHINGTON - Presiden George W Bush minta Konges menyetujui tambahan dana 46 miliar dolar (sekitar Rp 414 triliun) untuk membiayai perang di Irak dan Afghanistan. Dia menghendaki dana itu disetujui pada Hari Natal. Pertempuran di Irak, yang telah memasuki tahun kelima, menelan biaya lebih dari 455 miliar dolar (sekitar Rp 4.095 triliun). Demokrat yang menguasai Kongres dengan pesan antiperang menyatakan Bush sebaiknya tidak berharap para anggota Kongres menyetujui permintaannya.

''Biaya kolosal perang ini terus meningkat setiap harian - dalam hal hilangnya nyawa, dolar yang dihabiskan, dan reputasi kita di seluruh dunia,'' kata Ketua DPR Nancy Pelosi. ''Rakyat Amerika telah lama menentang rencana pendudukan 10 tahun di Irak dan ingin pemerintah menyampaikan rencana konkret untuk memulangkan tentara.''

''Pilihannya adalah antara rencana Demokrat bagi pengerahan kembali tentara secara bertanggung jawab dan rencana presiden mengabiskan dana miliaran dolar lagi untuk 10 tahun perang di Irak. Kita harus mengakhiri perang ini.''

Dalam mengumumkan permintaan terbarunya, Bush menyinggung kekecewaan negara atas perang itu, yang menewaskan lebih dari 3.800 personel militer AS dan lebih dari 73.000 warga sipil Irak.

''Orang-orang kita di garis depan sebaiknya tidak terperangkap di tengah perselisihan dua pihak di Washington,'' kata presiden.

Dengan usulan Senin lalu itu, total dana yang diminta untuk operasi di Irak, Afghanistan, dan negara lain menjadi 196,4 miliar dolar. Dana tambahan itu meliputi 189,3 miliar dolar untuk Departemen Pertahanan, 6,9 miliar dolar untuk Departemen Luar Negeri, dan 200 juta dolar untuk badan-badan lain.

Karena operasi-operasi militer ditingkatkan, dana yang dibutuhkan untuk perang itu sekitar 10 miliar dolar sebulan.(ap-niek-26)

Toilet Jinjing untuk Mobil

TOKYO - Problem yang cukup merepotkan bagi para pengendara dan penumpang saat terjebak macet di jalan adalah ketika tiba-tiba harus buang air. Urusan buang air ini rupanya dipandang bukan hal sepele bagi Kaneko Sangyo, sebuah perusahaan Jepang. Perusahaan itu menciptakan toilet khusus yang bisa dibawa ke dalam mobil.

Toilet jinjing khusus untuk mobil itu kemarin dipamerkan kepada publik. Toilet itu dilengkapi gorden penutup yang cukup besar sehingga bisa menutupi pandangan dari luar. Sebuah tas plastik untuk penyimpan buangan juga tersedia.

''Peralatan ini mudah dibawa dan akan sangat membantu dalam keadaan darurat seperti ketika terjadi bencana gempa bumi atau ketika kita terjebak di kemacetan lalu lintas,'' kata staf perusahaan itu kepada Kyodo News.

Para pengemudi yang terjebak di jalan akibat gempa bumi atau kemacetan lalu-lintas bisa dengan mudah memasang toilet itu.

Sebagai pengganti septic tank, digunakan lembaran kertas penyerap air. Tabir gorden tinggal ditarik menutupi sekeliling toilet.

Produk tersebut cukup kecil dan ringkas sehingga bisa dimasukkan ke dalam koper. Namun, perusahaan itu baru akan melemparkan produk itu ke pasar pada 15 November. Penjualan pertama akan dilakukan secara online.(ap-gn-25)

Tahanan Palestina Tewas

JERUSALEM - Seorang tahanan Palestina di penjara Israel tewas Selasa kemarin akibat terluka parah dalam kerusuhan di penjara itu. Kematian tahanan itu mengobarkan kemarahan Palestina. Pihak Palestina menuding tentara Israel telah menyiksa tahanan itu.

Sementara itu, Selasa kemarin Israel kembali menggelar serangan di Tepi Barat dan menewaskan dua militan Palestina. Peristiwa tersebut menambah lagi ketegangan justru ketika para pemimpin Palestina dan Israel sedang mempersiapkan konferensi mengenai negara Palestina.

Dinas Penjara Israel menyatakan, tahanan yang terluka itu meninggal semalam di rumah sakit Israel. Luka-luka yang dideritanya akibat terkena tembakan yang dilepaskan petugas penjaga saat terjadi kerusuhan di Penjara Ketziot Senin lalu. Dinas menyatakan, nyawa petugas penjara terancam sehingga terpaksa dia melepaskan tembakan.

Dinas Penjara tidak menjelaskan penyebab kematian itu dan juga tidak menyebutkan nama tahanan yang tewas. Hanya disebutkan, tahanan itu berusia 30-an tahun dan telah menjalani tahanan dua tahun.

Menteri Urusan Tahanan Palestina Ashraf Ajrami mengatakan, tahanan itu bernama Mohammed al-Ashkar, anggota kelompok militan Jihad Islam. Di Penjara Ketziot ditahanan sekitar 2.200 orang Palestina. Ketziot lebih mirip kamp militer. Para tahanan dikurun di dalam tenda-tenda dan bukan di sel-sel.(rtr-gn-25)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA